Suu Kyi dibolehkan memakai internet

Aung San Suu Kyi
Keterangan gambar, Aung San Suu Kyi diyakini belum pernah menggunakan internet

Pemimpin pro-demokrasi Birma, Aung San Suu Kyi, mendapat akses menggunakan internet dua bulan setelah dia dibebaskan dari tahanan rumah selama bertahun-tahun.

Staf Suu Kyi mengatakan, para teknisi memasang sambungan internet broadband nirkabel di rumahnya setelah pemerintah militer mengizinkan dia menggunakan internet.

Akan tetapi seorang asisten Suu Kyi mengatakan kepada BBC bahwa dia masih belum menggunakannya karena sinyal sambungan internet itu masih lemah.

Suu Kyi diduga sama sekali belum pernah menggunakan internet.

Kepala urusan keamanan Suu Kyi, Win Htein, mengatakan Suu Kyi "gembira" terhubung dengan internet di rumahnya di bekas ibu kota Birma, Rangoon, dan akan menggunakan teknologi itu untuk mengontak jaringan pendukungnya, kata Htein seperti dikutip kantor berita AFP.

Suu Kyi pernah mengatakan dia ingin menggunakan jejaring sosial untuk berhubungan dengan kaum muda.

Pasar gelap

Suu Kyi, yang menjalani tahanan rumah selama tujuh tahun berturut-turut sampai bulan November lalu, juga tidak mendapat akses telepon semasa ditahan.

Begitu dibebaskan dari tahanan rumah dia langsung mendaftarkan diri ke sebuah perusahaan swasta penyedia internet tetapi permohonan itu dialihkan ke sebuah perusahaan internet yang dikuasai oleh pihak berwenang militer, lansir AFP.

Rakyat Birma, yang diperintah militer sejak tahun 1962, harus mendapat izin dari pemerintah untuk bisa mendapat akses internet di rumah dan saat ini ada pasar gelap pelayanan internet yang semakin besar untuk menyewa fasilitas dengan identitas palsu.

Win Htein mengatakan pada waktu mendaftar untuk mendapatkan akses internet, Suu Kyi menggunakan namanya sendiri.

Hanya satu diantara 455 orang di Birma adalah pengguna internet menurut survei tahun 2009 dari Perserikatan Telekomunikasi Internasional PBB.