Husni Mubarak bubarkan kabinet Mesir

Sumber gambar, Getty Images
Presiden Mesir Husni Mubarak membubarkan kabinet menyusul gelombang unjuk rasa antipemerintah yang telah menewaskan 26 orang minggu ini.
Sebelumnya pemerintah Mesir menerapkan larangan keluar rumah di Kairo, Iskandariyah, dan Suez sementara pemerintah berusaha mengendalikan situasi.
Mubarak mengatakan ia akan mengumumkan jajaran kabinet baru pada hari Minggu (30/01).
Mubarak, yang menghadapi penentangan terbesar selama berkuasa 31 tahun ini, juga telah memerintahkan militer turun ke jalan menghadapi para demonstran
Dalam pernyataannya di televisi, Mubarak membela keputusannya untuk menggunakan kekuatan militer dalam menghadapi situasi di jalan.
'Takkan biarkan Mesir ambruk'
Mubarak juga mengatakan bahwa walaupun ia mengerti kegelisahan para pengunjuk rasa, ia tidak akan membiarkan para demonstran menumbangkan negara Mesir.
Ribuan orang telah turun ke jalan minggu ini di kota Kairo, Suez, Iskandariyah, untuk menentang pemerintahan Husni Mubarak.
Larangan keluar rumah diberlakukan dari pukul 18.00 sampai pukul 07.00 waktu setempat.
Sementara itu pemerintah Amerika Serikat menyatakan akan meninjau ulang bantuan luar negerinya ke Mesir.
Mesir adalah penerima bantuan luar negeri Amerika terbesar ke empat setelah Afghanistan, Pakistan, dan Israel.





























