Menlu Inggris khawatir perdamaian Timteng

Sumber gambar, AFP
Proses perdamaian di Timur Tengah menjadi "korban" dalam proses perubahan yang sedang terjadi di negara-negara Arab, seperti disampaikan oleh Menteri Luar negeri Inggris William Hague.
William Hague mengatakan momentum akan hilang jika dunia internasional hanya fokus kepada peristiwa yang terjadi di Mesir dan Tunisia.
Hague melakukan kunjungan selama tiga hari ke negara Afrika danTimur Tengah.
Dalam wawancara yang dilakukan dalam perjalanan ke Yordania, dia menekankan perhatian terhadap masa depan kawasan itu.
"Ditengah kesempatan bagi negara Tunisia dan Mesir, ada kekhawatiran bahwa proses perdamaian di Timur Tengah akan kehilangan momentum, dan masa depan yang tidak pasti dikawasan tersebut," kata dia.
"Bagian dari kekhawatiran ini adalah ketidakpastian dan proses perubahan masih berjalan. Artinya, keadaan mendesak bagi Israel dan AS."
Hague berbicara setelah bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk memperkuat negara Israel apapun yang terjadi dalam kerusuhan di sejumlah negara Timur Tengah.
Menlu Inggris mengatakan bukan saatnya untuk mengeluarkan pernyataan seperti itu.
Dia mendesak Israel untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang keras dan meminta agar AS memimpin proses perdamaian.
Dia menambahkan tanpa langkah nyata, perdamaian mustahil akan terjadi dalam beberapa tahun kedepan.
Koresponden urusan diplomatik BBC, James Robbins mengatakan pernyataan Hague menunjukan rasa frustasinya terhadap sikap Israel yang menolak berkompromi dalam penghentian pembangunan pemukiman Yahudi di Yerusalem dan pemerintah Obama yang gagal untuk melakukan negosiasi.
Protes masih berlangsung di Mesir yang mendesak agar Presiden Hosni Mubarak untuk mundur.
Dan bahkan pada Selasa (8/2) demonstrasi paling besar terjadi di Mesir.
Bulan lalu, Presiden Tunisia Zine al-Abidine Ben Ali turun setelah demonstrasi selama satu pekan di negaranya.
Selain itu, demonstrasi anti pemerintah juga terjadi di Yordania, dan Yaman dimana Presiden Ali Abdullah Saleh mengumumkan tidak akan maju dalam pemilu 2013.





























