Pasukan Yaman tembaki demonstran di Taiz

Aksi unjuk rasa di Taiz pada hari Jumat (1/4)

Sumber gambar, b

Keterangan gambar, Aparat dilaporkan menembaki para pengunjuk rasa dengan peluru tajam

Sumber-sumber medis di Yaman mengatakan, aparat keamanan menembaki demonstran antipemerintah, menewaskan paling tidak 15 orang dan melukai banyak orang lainnya.

Para saksi mata mengatakan penembak-penembak jitu menembaki mereka dari atap gedung ketika para pengunjuk rasa mencapai kompleks kantor gubernur di Taiz.

Mereka juga dilaporkan menembak pengunjuk rasa dalam sebuah pawai di kota keempat terbesar, Hudaida.

Kerusuhan itu menyusul aksi protes berminggu-minggu yang menyerukan agar Presiden Ali Abdullah Saleh mengundurkan diri.

Dia memerintah negara itu selama 32 tahun, dan mengindikasikan bahwa dia tidak berencana segera mundur.

Peluru tajam

Pada hari Senin, kerumunan pengunjuk rasa di kota Taiz di kawasan barat daya Yaman berpawai menuju Lapangan Merdeka, tempat utama aksi unjuk rasa, tempat sebagian pengunjuk rasa selama ini mendirikan perkemahan.

Ketika pawai itu melewati kompleks gubernur, pasukan Yaman memblokir prosesi dan bentrokan terjadi.

Para aktivis menggambarkan kekacauan dan mengatakan peluru tajam ditembakkan ke arah demonstran.

Mereka menambahkan, polisi militer membawa pergi jenazah-jenazah para pengunjuk rasa yang tewas.

"Tembakan besar datang dari semua arah. Sebagian aparat menembak dari atap gedung kantor gubernur," kata seorang saksi mata kepada kantor berita Associated Press.

Sumber-sumber di rumah sakit mengatakan paling tidak 15 orang terbunuh dan sekitar 30 orang lain luka-luka.

Sejumlah tank dan kendaraan lapis baja sekarang memblokir jalan masuk kota itu dan mengepung Lapangan Merdeka. Mereka juga menangkap orang-orang yang mencoba pergi.