PBB selidiki pelanggaran HAM di Libia

Sumber gambar, AFP
Tim PBB telah tiba di Tripoli, Libia dan akan memulai penyelidikan terhadap tuduhan terjadinya pelanggaran HAM sejak konflik berlangung Februari lalu.
Dewan HAM PBB sebelumnya telah menunjuk tim ini, menyusul langkah keras yang dilakukan pemerintah Libia dalam menghadapi aksi para pemberontak.
Pemerintah Libia sendiri mengatakan akan bekerja sama membantu penyelidikan yang akan dilakukan tim ini.
Tiga orang yang tergabung dalam tim tersebut mengatakan mereka akan mencermati semua tuduhan pelanggaran ham termasuk juga dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pemberontak dan NATO seperti yang dilaporkan oleh pemerintah Libia.
Namun Wartawan BBC di Jenewa, Swiss, Imogen Foulkes melaporkan bahwa pemeriksaan terhadap pelanggaran HAM yang dilakukan oleh tentara Libia dibawah Kolonel Muammar Gaddafi adalah tugas utama tim ini.
Sebelumnya pada akhir Februari lalu Komisioner Dewan HAM PBB, Navi Pillay, sempat mengatakan bahwa apa yang terjadi Libia sebagai "peristiwa yang memunculkan banyaknya kejahatan kemanusiaan."
Laporan terakhir menyebutkan pasukan militer yang setia kepada Kolonel Muammar Gaddafi terus berupaya mengambil alih kota Misrata dengan melakukan pengeboman ke seluruh wilayah tanpa pandang bulu.
Kawasan berpenduduk sipil diperkirakan juga menjadi korban dari serangan ini.
Sebelumnya tiga orang dilaporkan tewas saat sebuah misil milik pasukan pro-Gaddafi menghantam pelabuhan di kota tersebut saat sejumlah orang hendak meninggalkan Misrata untuk menyelamatkan diri menuju Benghazi.





























