Birma mulai bebaskan ribuan tahanan

Tahanan Birma dibebaskan dari penjara
Keterangan gambar, Sekitar 15.000 tahanan dibebaskan dari penjara-penjara di Birma hari Selasa

Birma mulai membebaskan ribuan tahanan dan mengurangi hukuman berdasarkan amnesti (pengampunan) yang diremehkan oleh para pengkritik sebagai upaya untuk memperbaiki citranya di luar negeri.

Para pegiat hak asasi manusia mengatakan sedikit sekali diantara 2.200 tahanan politik yang dibebaskan.

Kelompok pembela HAM yang berkantor di New York, Human Rights Watch (HRW) mengecilkan langkah ini sebagai hal yang "menyedihkan".

Dikatakannya, pengurangan hukuman satu tahun untuk tahanan politik yang menjalani hukuman 65 tahun adalah "lelucon yang menjijikkan".

Media negara Birma melaporkan hari Senin bahwa Presiden Thein Sein sudah menandatangani "amnesti umum" atas alasan kemanusiaan.

Berdasarkan amnesti ini, hukuman mati dikurangi menjadi hukuman seumur hidup dan satu tahun akan dikurangi dari hukuman penjara lainnya.

Sekitar 15.000 tahanan dibebaskan dari penjara di seluruh negara, kata kepala departemen penjara, Zaw Win, seperti dikutip kantor berita Associated Press.

BBC Birma mengatakan mereka menduga hanya 30 tahanan politik di antara mereka yang dibebaskan.