Tepco: dua batang nuklir lagi meleleh

Kompleks PLTN Fukushima

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Krisis nuklir di PLTN Fukushima, Jepang menarik perhatian dan keprihatinan internasional

Operator nuklir Jepang, Tepco, mengukuhkan dua lagi batang bahan bakar nuklir meleleh di PLTN yang rusak di Fukushima.

Perusahaan tersebut mengatakan kedua batang tersebut berada di dalam reaktor Nomor 2 dan Nomor 3.

Tepco sudah mencoba mengatasi radiasi dari PLTN yang lumpuh pasca gempa bumi dan tsunami tanggal 11 Maret tersebut.

Pihak perusahaan menyatakan mereka berencana untuk tetap mengikuti jadual untuk bisa kembali mengendalikan radiasi paling lambat bulan Januari.

Pengumuman dikeluarkan Tepco pada hari tim badan pengawas energi atom PBB, IAEA, memulai kunjungan ke Jepang.

Mereka datang dengan misi pencarian fakta tentang krisis nuklir Jepang. Tim tersebut akan membuat laporan kepada negara anggota IAEA mengenai cara Jepang menangani krisis.

Awal bulan Mei, Tepco mengumumkan batang bahan bakar di reaktor Nomor 1 meleleh.

Ketika itu ada dugaan bahwa masalah serupa telah terjadi di reaktor-reaktor lain di PLTN Fukushima, tapi perkiraan itu sulit dikukuhkan.

''Berdasarkan analisis kami, kami telah menyimpulkan bahwa bahan bakar nuklir dalam jumlah tertentu telah meleleh,'' kata Ken Matsuda, salah seorang juru bicara Tepco kepada BBC.

Dia mengatakan analisis tersebut berasal dari laporan yang harus diserahkan Tepco kepada Badan Keselamatan Nuklir dan Industri (Nisa).

Juru bicara tadi menambahkan sebagian besar dari bahan bakar reaktor Nomor 2 meleleh sekitar 100 jam setelah gempa bumi yang berkekuatan 9 pada skala Richter.

Pelelehan di reaktor Nomor 3 terjadi sekitar 60 jam setelah gempa yang terjadi bulan Maret.

Matsuda mengatakan temuan baru tersebut tidak akan mengubah rencana Tepco.

Tepco telah menyatakan ingin mencapai tahap ''cold shutdown'' di PLTN Fukushima sebelum bulan Januari, dan mencoba mendinginkan reaktor-reaktor di sana dan kembali bisa mengendalikan batang bahan nuklir di sana.