Gaddafi tuduh NATO sengaja serang sipil

Sumber gambar, BBC World Service
Pemimpin Libia, Kolonel Muammar Gaddafi menuduh pasukan NATO telah membunuh sejumlah warga sipil saat melakukan pengeboman terhadap pasukannya.
Rekaman audio pernyataan Gaddafi yang diperdengarkan lewat televisi pemerintah pada Rabu malam waktu setempat itu merupakan pernyataan pertamanya setelah pasukan NATO melakukan serangan terhadap sejumlah fasilitas militer pasukan Libia dan juga menewaskan sejumlah warga sipil.
Gaddafi mengatakan NATO telah berbohong dengan mengatakan bahwa mereka telah melakukan segala upaya agar serangannya tidak mengenai target non-militer.
"Kalian mengatakan, 'kami menembak target dengan tepat', kalian pembunuh," katanya dengan kemarahan kepada NATO.
"Suatu hari nanti kami akan membalas apa yang telah kalian lalukan dan tempat tinggal kalian akan menjadi target kami," katanya memperingatkan akan terjadinya perang di Eropa, Amerika dan Asia.
Meski pernyataan Gaddafi disiarkan kemarin malam namun rekaman pernyataan itu diperkirakan dilakukan pada tanggal 20 Juni lalu.
Sebelumnya NATO telah menyesalkan jatuhnya korban sipil dalam serangan yang terjadi pada 19 Juni lalu, mereka menyebutkan "kegagalan sistem senjata" diperkirakan sebagai faktor penyebab serangan menjadi salah sasaran dan mengenai masyarakat sipil.
Dalam serangan tersebut Pemerintah Libia menyebutkan serangan udara NATO mengenai wilayah pemukiman penduduk dan menewaskan sembilan orang, termasuk bayi.





























