Mahkamah internasional minta Gaddafi ditangkap

Kolonel Gaddafi

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, ICC menilai Kolonel Gaddafi melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan

Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) di Den Haag hari Senin (27/6) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk pemimpin Libia, Kolonel Gaddafi.

Perintah penangkapan juga dikeluarkan untuk putra Gaddafi, Saif, dan kepala badan intelijen Libia, Abdullah al-Sanussi.

Ketiganya didakwa melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

ICC mengatakan sebagai pemimpin Libia, Kolonel Gaddafi, mengontrol negara secara penuh.

Menurut ICC, negara menerapkan kebijakan yang ditujukan untuk menumpas demonstrasi warga sipil dengan cara apapun, termasuk dengan cara-cara kekerasan.

Tentang Saif Gaddafi, ICC mengatakan meski ia tidak memegang jabatan resmi, Saif adalah orang paling berpengaruh di lingkaran dalam Kolonel Gaddafi.

Ada cukup alasan

Sementara Sanussi, kepala badan intelijen, disebut memerintahkan secara tidak langsung menyerang warga sipil yang berunjuk rasa.

Hakim di ICC Sanji Monageng mengatakan ada cukup alasan untuk meyakini bahwa ketiga pejabat Libia tersebut bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap warga sipil.

Jaksa di ICC Luis Moreno-Ocampo mengatakan Minggu (26/6) kejahatan terhadap kemanusiaan terus berlanjut di Libia dan karena itu Gaddafi harus ditangkap.

Bulan Mei lalu Moreno-Ocampo meminta mahkamah mengeluarkan surat penangkapan untuk Gaddafi karena dianggap terlibat dalam pembunuhan terhadap para pengunjuk rasa setelah Dewan Keamanan PBB melimpahkan masalah ini ke ICC.

Keputusan ICC ini disambut baik Menteri Luar Negeri Inggris, William Hague.

Hague mengatakan surat penangkapan dari Mahkamah Kejahatan Internasional ini menunjukkan Gaddafi telah kehilangan semua legitimasi.