Prancis: Gaddafi siap turun

Gaddafi

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Muammar Gaddafi menguasai Tripoli dan wilayah Libia barat lainnya

Prancis menyatakan beberapa penghubungnya mengatakan sejumlah utusan Muammar Gaddafi menyampaikan pesan bahwa pemimpin Libia tersebut "siap untuk turun".

"Rezim Libia mengirim utusan ke berbagai tempat, ke Turki, ke New York, ke Paris" menawarkan pembicaraan turunnya Kolonel Gaddafi, kata Menteri Luar Negeri Prancis kepada radio Prancis.

Tetapi dia menambahkan kontak-kontak tersebut tidak membicarakan negosiasi.

Prancis memainkan peran penting dalam meluncurkan serangan pimpinan NATO di Libia berdasarkan misi di bawah mandat PBB untuk melindungi warga sipil.

Juppe mengatakan kepada radio France Info hari Selasa,"Kami menerima sejumlah utusan yang mengatakan kepada kami, 'Gaddafi siap pergi. Mari kita membicarakannya.''

Bukan negosiasi

"Mereka adalah sejumlah kontak tetapi pada tahap ini bukannya negosiasi yang sebenarnya."

Juppe tidak menyebutkan siapa utusan ini.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Prancis Bernard Valero mengatakan,"Mereka adalah utusan yang datang mewakili Gaddafi. Yang penting adalah kita mengirimkan pesan yang sama dan tetap berhubungan erat dengan sekutu-sekutu kita tentang hal ini."

Kolonel Gaddadi tetap berkuasa di Tripoli meskipun sudah hampir empat bulan pasukan internasional menyerangnya, sehingga muncul kekhawatiran terjadinya kebuntuan.

Pemberontak menguasai Libia timur dan sejumlah daerah di barat, tetapi belum melakukan langkah menentukan terhadap ibu kota.

Prancis dan negara-negara koalisi lainnya menegaskan permusuhan akan berakhir jika pemimpin Libia tersebut turun.

"Terdapat kesepakatan dalam mengakhiri krisis, yaitu Gaddafi harus meletakkan kekuasaan," Juppe menegaskan.