Serangan NATO di Misrata ditingkatkan

Misrakat

Sumber gambar, afp

Keterangan gambar, NATO mengambil sasaran 21 lokasi militer di luar kota Misrata.

NATO telah meningkatkan operasinya di sekitar kota Misrata di Libya.

Berdasarkan data-data yang dikeluarkan NATO, pesawat-pesawat NATO mengambil sasaran 21 lokasi militer di luar kota.

Ini merupakan peningkatan besar dibanding hari-hari sebelumnya.

Sementara kelompok pemberontak yang menentang Kolonel Gaddafi terus mendesak ke barat menuju kota Zlitan di dekatnya.

Namun para pemberontak tidak mencapai banyak kemajuan meskipun terjadi bentrokan sengit seperti dilaporkan wartawan BBC, Gabriel Gatehouse, di Misrata.

Selama berminggu-minggu belakangan, para komandan pemberontak di Misrata menyerukan agar NATO melancarkan lebih banyak serangan udara.

Mereka mengatakan senjata ringan para pemberontak tidak bisa menandingi artileri dan roket-roket Kolonel Gaddafi dan kurangnya tindakan dari NATO telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Kesulitan NATO

Laporan-laporan juga menyebutkan serangan roket jarak menengah yang dilancarkan pasukan Kolonel Gaddafi sudah berkurang dalam hari-hari belakangan ini.

Namun NATO mengalami kesulitan untuk mengimbanginya.

Para pemimpin barat berkali-kali menyatakan keyakinan bahwa sudah saatnya Kolonel Gaddafi mundur namun misi yang diemban NATO hanyalah untuk melindungi warga sipil dan prasarana.

Namun di lapangan, para pemberontak mengatakan banyak warga yang tidak memahami mengapa NATO -yang dianggap berada di pihak mereka- tidak berbuat lebih banyak untuk membantu mereka dalam mencapai tujuan.

Sementara itu pasukan pemberontak yang mencoba mendekati Tripoli menghadapi perlawanan sengit dari pendukung Gaddafi.

Bentrokan antara kelompok Gaddafi dan pemberontak berlangsung di dekat Gualish, yang sudah dikuasai oleh kelompok pemberontak selama empat hari belakangan.

Kantor berita AFP melaporkan pasukan pemberontak menghadapi serbuan roket pendukung pemerintah.