Ledakan Suriah merusak jalur pipa gas

suriah

Sumber gambar, none

Sebuah ledakan merusak pipa gas di Suriah timur laut tetapi produksi tidak terganggu, kata penduduk dan pejabat.

Penyebab ledakan semalam yang terjadi di provinsi Deir al-Zour province dekat perbatasan Irak belum diketahui.

Jika dipastikan sebagai suatu serangan maka untuk pertama kalinya sebuah bangunan dijadikan sasaran sejak unjuk rasa dimulai bulan Maret.

Demonstrasi besar menentang Presiden Bashar al-Assad juga terjadi di provinsi tersebut.

"Ledakan mengenai jalur pipa gas semalam di al-Tayyaneh, timur laut kota Mayadin," kata Rami Abdel Rahman, direktus Pengamat Hak Asasi Manusia Suriah di London.

Seorang pemimpin suku terkemuka mengatakan kepada Reuters penduduk menduga rezim yang berkuasa yang bertanggung jawab. Mereka berusaha merusak usaha menegakkan demokrasi.

Stasiun televisi pendukung pemerintah al-Ikhbariya mengatakan tidak ada korban jatuh, ledakan hanya menyebabkan "kerusakan kecil" pada jalur pipa.

Sejumlah sumber resmi Suriah memastikan terjadi kebakaran di jalur pipa, tetapi tidak menyebutkan penyebabnya. Mereka mengatakan keadaan tersebut sudah teratasi dan produksi tidak terganggu.

Suriah timur menghasilkan 380 ribu barel setiap hari dan merupakan wilayah paling miskin. Hanya sedikit keuntungan minyak yang diinvestasi di daerah tersebut.