Pemerintah Turki mengangkat pejabat militer

Sumber gambar, AFP
Pemerintah sipil Turki untuk pertamakalinya hari Senin (1/8) menentukan pengangkatan sejumlah pejabat militer negara tersebut.
Proses ini dilakukan lewat pertemuan tahunan promosi jabatan militer yang dijadualkan berlangsung selama empat hari.
Selama puluhan tahun militer memainkan peran politik penting dan sudah empat kali mereka menjatuhkan pemerintahan terpilih.
Minggu lalu, Panglima Angkatan Bersenjata, Kepala Staf Angkatan Darat, Laut dan Udara mengundurkan diri karena perbedaan pandangan yang sudah berlangsung lama dengan Perdana Menteri Tayyip Erdogan.
Sekitar 250 perwira aktif dan purnawirawan saat ini ditahan, sementara badan peradilan menyelidiki dugaan rencana kudeta.
Perbatasan
Sementara itu, Dewan Masalah Dalam Negeri Inggris mengatakan Turki harus memperbaiki pengawasan perbatasan sebelum diizinkan masuk Uni Eropa.
Dewan mendesak dilakukannya pengkajian tentang seberapa banyak warga Turki yang kemungkinan akan migrasi ke Inggris.
Mereka menyatakan kekhawatiran tentang penyelundupan manusia dan obat gelap yang terjadi di perbatasan negara tersebut.
Ribuan migran sekarang memasuki Uni Eropa secara gelap melalui Turki ke Yunani, sebagian bertujuan mencapai Inggris.
Sebagian besar heroin yang saat ini diperdagangkan secara gelap dari Afghanistan memasuki Eropa melewati jalur Turki.
Bila Turki masuk menjadi anggota Uni Eropa maka perbatasan EU akan sampai ke Iran, Irak dan Suriah.





























