Pertempuran di dekat kediaman Gaddafi

Pertempuran di Tripoli
Keterangan gambar, Pertempuran masih berkecamuk di Tripoli setelah pemberontak mengklaim menguasainya

Pertempuran sengit berlangsung di sekitar kediaman pemimpin Libia Muammar Gaddafi di Tripoli

setelah pemberontak menguasai sebagian besar kota.

Sepanjang malam massa yang merayakan kemenangan itu masih berada di Lapangan Hijau yang sebelumnya menjadi ajang unjuk rasa pendukung Gaddafi.

Pemberontak tidak menghadapi perlawanan besar ketika mereka menyerbu dari timur, selatan dan barat.

Juru bicara pemberontak mengatakan pasukan pro-Gaddafi masih menguasai 15-20% wilayah Tripoli.

Pemberontak juga mengatakan mereka menangkap putera kolonel Gaddafi Saif al-Islam namun tidak diketahui mengenai keberadaan Gaddafi.

Juru bicara pemberontak mengatakan tank-tank muncul dari kompleks Bab al-Azizia Gaddafi Senin pagi dan mulai menembak.

Baku tembak masih terdengar di kawasan tersebut.

Majunya pasukan pemberontak di timur dan barat beberapa hari ini didukung pesawat NATO.

Bendera dirobek

Penentang di Tripoli

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Sejumlah gambar Muammar Gaddafi diinjak-injak di Tripoli yang jadi basis pemerintahannya

Wartawan BBC di Tripoli Rana Jawad yang tidak mampu mengirimkan laporan sejak Maret mengatakan, penduduk di sekitarnya di Tripoli timur dibangunkan imam yang menyanyikan lagu nasional era kerajaan.

Jawad menyebutkan, era sekarang seperti akan berakhir dan pemberontak mencapai apa yang mereka inginkan.

Di Lapangan Hijau yang dikembalikan namanya menjadi Lapangan Syuhada, pendukung pemberontak merobek bendera pemerintahan Libia dan menginjak-injak gambar Gaddafi.

Gambar-gambar televisi menunjukkan orang Libia bersujud dan berciuman untuk merayakan apa yang disebut "hari bersyukur".

Menteri Penerangan Libia Moussa Ibrahim mengatakan kepada CNN pemerintah Gaddafi masih memiliki 65.000 tentara yang setia.

Namun sebagian pasukannya telah menyerahkan diri kepada pemberontak termasuk batalion khusus yang bertanggung jawab atas Tripoli.

Menurut Ibrahim, pertempuran sejak Minggu menyebabkan 1.300 tewas dan 5.000 terluka.

Reaksi dunia

"Malam ini momentum perlawanan terhadap rezim Gaddafi telah mencapai puncaknya. Tripoli melepaskan diri dari cengkeraman tiran," demikian pernyataan Presiden Barack Obama.

Perdana Menteri Inggris David Cameron yang memperpendek liburan untuk memimpin rapat Dewan Keamanan Nasional mengatakan dengan situasi ini jelas "akhir Gaddafi sudah dekat".

Cameron mengatakan pemimpin Libia itu "bertanggung jawab atas kejahatan terhadap rakyat Libia dan dia harus pergi sekarang untuk menghindari penderitaan rakyatnya."

Mahkamah Kejahatan Internasional telah mengeluarkan surat penangkapan untuk Gaddafi, puteranya Saif al-Islam dan kepala badan intelijen Abdullah al-Sanussi karena kejahatan atas kemanusiaan.

Jaksa Mahkamah Luis Moreno Ocampo mengatakan, dia telah diberitahukan soal penangkapan Saif al-Islam.

Putera Gaddafi lainnya Muhammad ketika berbicara melalui telepon kepada televisi al-Jazeera mengatakan rumahnya sudah dikepung pemberontak.

Suara tembakan terdengar sebelum saluran telepon terputus.

Peta Tripoli

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Titik-titik penting di Tripoli.

Sumber diplomatik mengatakan kepada AFP Kolonel Gaddafi masih berada di Bab al-Azizia. Dia tidak terlihat di depan umum sejak bulan Mei meskipun rekaman suaranya masih terdengar di media pemerintah.