Gaddafi ajukan dialog

Libya water shortage

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Warga Libia terancam kekurangan air ditengah-tengah ancaman sumber air yang telah diracuni Gaddafi.

Pemimpin Libia Kolonel Muammar Gaddafi disebut-sebut siap untuk berdialog terkait pemindahan kekuasaan.

Seorang juru bicara kepada kantor berita menyatakan pembicaraan itu akan dipimpin oleh anak lelaki Gaddfi, Saadi.

Kelompok pemberontak yang kini menguasai hampir seluruh kota di Libia, termasuk ibukota Tripoli meyakini Gaddafi masih bersembunyi di ibukota.

Wartawan BBC Jon Leyne melaporkan tawaran terbaru Gaddafi ini dipandang sebagai salah satu tanda halusinasi Gaddafi dan para pengikutnya yang percaya dia masih memiliki kekuatan untuk memerintah.

Sementara itu dalam perkembangan lain, oposisi Libia mengatakan persediaan bahan bakar dan air akan segera tiba di Tripoli.

Persediaan air dibutuhkan karena timbul kekhawatiran persediaan air di Tripoli telah diracuni pasukan Kolonel Gaddafi.

Bukti lain terkait adanya pembunuhan massal di Libia juga kini semakin mengemuka.

Laporan terbaru menyebutkan lebih dari 50 mayat ditemukan dalam keadaan terbakar di sebuah gudang dekat pangkalan militer di kawasan selatan ibukota Tripoli.

Pertempuran

Pertempuran di Tripoli sejauh ini telah berkurang tetapi tembak-menembak masih terjadi di bagian timur.

Pemberontak mengatakan mereka sekarang menguasai hampir seluruh wilayah Tripoli dan tinggal ada beberapa titik perlawanan yang dilakukan pasukan Kolonel Muammar Gaddafi.

NATO menyatakan melancarkan serangan udara terhadap pasukan yang setia kepada Gaddafi di Tripoli, Sabtu (27/08) malam dengan sasaran sejumlah fasilitas militer, kendaraan militer dan peluncur rudal darat.

Di luar wilayah Tripoli, pemberontak menghadapi perlawanan di dekat pelabuhan minyak Ras Lanuf ketika bersiap-siap menyerang Sirte, kota kelahariran Gaddafi dan kota yang dianggap sebagai benteng terakhir pemimpin Libia itu.