Oposisi Suriah gelar pertemuan di Damaskus

Warga Suriah menyambut pertemuan kelompok oposisi yang diharapkan dapat menyatukan aspirasinya yang tidak tunggal.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Warga Suriah menyambut pertemuan kelompok oposisi yang diharapkan dapat menyatukan aspirasinya yang tidak tunggal.

Sekitar 300 orang dari kelompok oposisi Suriah hari ini menggelar pertemuan di sebuah lokasi yang dirahasiakan di Kota Damaskus, Suriah.

Pertemuan ini digelar untuk menyatukan berbagai aspirasi yang tidak tunggal di antara kelompok penentang rezim Bashar al-Assad.

Kelompok terbesar yang menghadiri rapat itu adalah orang-orang yang selama ini menghabiskan hidupnya di penjara, akibat menentang kebijakan pemerintah.

Kelompok lainnya adalah diwakili anak-anak muda yang berperan dalam menggelar unjuk rasa menuntut perubahan, dalam enam bulan terakhir.

Kepentingan beda

Tetapi menurut wartawan BBC di Suriah, Lina Sinjab, diantara peserta pertemuan ini terlihat pula toko-tokoh etnis Kurdi, kelompok Ikhwanul Muslimin, orang-orang Komunis, serta pengusung ideologi Sosialis.

Rapat penting ini dilakukan dua hari setelah partai oposisi di pengasingan membentuk Dewan Nasional Suriah, di Kota Istanbul, Turki.

Berbagai laporan menyebutkan, pertemuan ini disambut positif sebagian warga Suriah yang menganggapnya sebagai upaya menyatukan berbagai kelompok oposisi yang mungkin saja kepentingannya berbeda.

Perlawanan kelompok oposisi Suriah yang digelar sejak enam bulan lalu, dihadapi pemerintah Suriah secara brutal, yang mengakibatkan lebih dua ribu warga negara itu tewas.