Pengungsi Korut ditemukan di perairan Korsel

Sumber gambar, Reuters
Sedikitnya dua puluh satu orang asal Korea Utara ditemukan berada di sebuah kapal dekat Pulau Socheong, Korea Selatan.
Otoritas Militer Korsel mengatakan sebagian dari mereka merupakan anak-anak dan diduga hendak keluar dari Korut.
Sebelumnya penjaga pantai Korea Selatan mengatakan pekan lalu mereka juga menemukan sekelompok orang asal Korut di perairan tersebut.
Dalam kejadian terakhir ini, orang-orang Korut itu menggunakan kapal kayu berbobot sekitar lima ton untuk berlayar hingga mencapai 26 mil sebelah barat pulau Daechong.
Dalam pernyataan resminya, militer Korsel mengatakan mereka masih memeriksa para penumpag perahu tersebut.
Jalur laut
"Mereka tengah diinterogasi oleh petugas terkait," demikian pernyataan militer Korsel menanggapi kedatangan 21 warga Korut itu.
Korea Selatan sejauh ini memiliki kebijakan untuk menerima semua warga Korut yang berniat menyeberang ke wilayahnya.
Namun mereka akan mengembalikan ke negara asal jika memang penumpang perahu yang ditemukan itu tidak sengaja masuk ke wilayah Korsel dan berniat kembali ke Korut.
Peristiwa yang terjadi pada hari Sabtu (5/11) merupakan kali keempat dalam tahun ini dimana para pembelot asal Korut berhasil sampai ke wilayah Korsel dengan menggunakan perahu melalui jalur Laut Kuning.
Sebelumnya pengungsi asal Korut biasa memilih jalur darat melalui Cina untuk selanjutnya menuju ke negara ketiga sebelum akhirnya sampai ke wilayah Korsel.
Jalur ini dinilai cukup beresiko karena mereka bisa dikembalikan ke negara asal jika ditemukan oleh aparat keamanan Cina saat berupaya melarikan diri ke negara ketiga.
Cina melihat mereka sebagai imigran karena faktor ekonomi dan bukan sebagai pencari suaka.





























