Korea Selatan dukung pemberontak Libia

Sumber gambar, AP
Korea Selatan mengambil langkah diplomatik untuk memberikan bantuan mendukung pasukan militer oposisi Libia, yang sudah berhasil memasuki Tripoli.
Kelompok pemberontak sudah mengambil alih sebagian wilayah Tripoli dan menyusun rencana bagi pemerintahan jika rezim Gaddafi berhasil ditumbangkan.
Kantor Berita Korsel, Yonhap, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pengamanan warga Korea Selatan dan bangunan mereka di negara itu, seperti disampaikan oleh Kementrian Luar Negeri Korea Selatan.
Negara itu bergabung dengan kampanye internasional untuk memberikan dana bagi pemberontak.
Pemerintah Korsel mengatakan akan menyediakan sekitar US$1 juta dolar kepada Badan Transisi Nasional Libia NTC.
Pertemuan kelima
Janji pemberian bantuan ini disampaikan setelah NTC mengajukan permintaan sekitar dua bulan, menyusul pertemuan pejabat kementrian luar negeri Korea Selatan dengan pemimpin pemberontak ketika untuk pertama kalinya mereka menguasai Benghazi.
"Mulai dari sekarang, kami akan memperluas dukungan langsung kami dan bantuan bagi NTC," kata pejabat senior kementrian yang tidak ingin disebutkan namanya.
Bulan depan, Korea Selatan berencana untuk ambil bagian dalam pertemuan kelompok internasional yang akan membahas krisis Libia dengan dengan tema antara lain bantuan bagi pemberontak Libia.
Pertemuan kelima dari kelompok kontak untuk Libia itu akan digelar di New York dalam rangkaian sidang umum PBB September.
Korea Selatan masuk dalam kelompok ini Juli lalu.
"Beberapa waktu terakhir ini, seluruh kalangan yang terlibat dalam kelompok ini membahas berbagai usulan untuk mendukung NTC," kata pejabat Korea Selatan tersebut.
Tiga puluh negara dan tujuh organisasi internasional -termasuk Uni Eropa dan NATO- merupakan anggota kelompok tersebut, yang didirikan untuk mengkoordinasi upaya internasional untuk membicarakan masa depan Libia





























