Pemerintah Nigeria ajak Boko Haram berdialog

Sumber gambar, AFP
Presiden Nigeria Goodluck Jonathan mendesak agar kelompok militan Boko Haram untuk 'menunjukkan' diri dan menyatakan tuntutan mereka sebagai dasar sebuah dialog.
Jonathan mengatakan pemerintah meyakini Boko Haram memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok militan di luar Nigeria.
"Jika mereka menunjukkan diri dan mengatakan penyebab mereka melawan pemerintah atau menyatakan alasan mereka membunuh rakyat tak bersalah, mengapa tidak (kita berdialog)," kata Jonathan saat diwawancarai Reuters.
"Sebagai presiden saya tidak memimpin orang mati. Saya menjadi presiden untuk mereka yang masih hidup. Jadi jika mereka (Boko Haram) mau menyatakan apa keinginannya maka itu bisa menjadi dasar sebuah dialog," lanjut Jonathan.
Jonathan memahami kekhawatiran PBB dan negara-negara tetangga Nigeria yang menduga pelatihan dan persenjataan Boko Haram mendapat bantuan kelompok militan lain seperti Al-Qaida di kawasan Maghribi.
Sementara itu, di kota Kano yang baru saja menderita serangan bom mematikan yang menewaskan 185 orang para pemimpin masyarakat Kristen menyambut baik tawaran dialog pemerintah untuk mengakhiri gangguan keamanan Nigeria.
Serang sekolah

Sumber gambar, AFP
Boko Haram telah mengakui berada di balik serangan bom di kantor-kantor polisi dan bangunan-bangunan pemerintah lain di Kano.
Namun melalui pesan yang disiarkan YouTube, pimpinan Boko Haram Abubakar Shekau menyalahkan pasukan keamanan Nigeria atas kematian warga sipil.
Dalam pesan selama 40 menit itu Shekau juga mengancam akan melakukan serangan terhadap sekolah-sekolah menengah dan universitas di Nigeria.
Ancaman itu akan dibatalkan jika pasukan pemerintah menghentikan apa yang disebutnya sebagai serangan terhadap sekolah-sekolah Islam dan madrasah di kota Maiduguri di kawasan utara.
Shekau juga menegaskan bahwa pemerintah Nigeria tak akan bisa menghentikan Boko Haram dan mendesak pembebasan anggotanya yang kini menjadi tahanan pemerintah.
Pekan ini pasukan keamanan pemerintah menahan 150 orang yang diduga menjadi anggota Boko Haram dan terlibat pengeboman di kota Kano.
Selain itu, Presiden Goodluck Jonathan memberhentikan kepala kepolisian Hafiz Ringim.
Sebelumnya banyak desakan agar pemerintah segera memberhentikan Ringim sejak tersangka pelaku pengeboman malam natal lolos dari tahanan polisi awal bulan ini.





























