Maia Estianty soal Masa Depan Duo Maia: Kami Memilih Hidup sebagai Legenda
Hingga kini, Maia Estianty tetap memiliki naluri yang kuat dalam industri musik.

Penampilan Maia Estianty dan Dita Anggraeni, yang dikenal sebagai Duo Maia, berhasil menarik perhatian publik saat mereka tampil di "Konser Raya 31 Tahun Indosiar Luar Biasa" pada malam pertama, Sabtu (10/1). Mereka menghadirkan konsep yang berbeda dari biasanya dan berkolaborasi dengan 'Pantura Angels', membawakan lagu 'Teman Tapi Mesra' dengan aransemen dangdut yang segar.
Meskipun penampilan mereka di atas panggung sangat mengesankan, Maia dan Dita tidak berniat untuk melanjutkan karier Duo Maia seperti dulu. Mereka bahkan tidak berencana untuk menghadirkan karya baru. "Nggak, kalau aku nggak (bikin karya baru).
Aku kalau di dunia musik itu sudah kayak 'sudah'. Biar anak-anak muda aja lah yang maju. Jadi kita, ya kita hidup sebagai legenda saja," ungkap Maia Estianty saat ditemui di Studio Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Sabtu (10/1).
"Kalau kami lebih kepada tidak jemput bola, nunggu bola aja. Kalau harga cocok ya berangkat," yang menunjukkan sikap santai mereka terhadap industri musik saat ini.
Maia Tidak Merasa Terbebani

Maia tidak merasa terbebani dengan pilihan yang diambilnya, meskipun Duo Maia telah memiliki reputasi yang cukup besar dalam dunia musik. Ia merasa bersyukur karena karya-karyanya masih mendapatkan tempat di hati para pendengar hingga sekarang.
"Karena kan nama besar tidak hanya bisa dicari dari musik, macam-macam. Karena memang alhamdulillah sampai hari ini namanya masih jalan, masih ada lah, walau sudah nggak berkarya lagi ya," terang Maia.
Keputusan tersebut tidak membuat Maia merasa tertekan, walaupun Duo Maia dikenal luas di industri musik. Ia mengungkapkan rasa syukurnya karena karya-karyanya tetap diterima oleh masyarakat hingga kini.
"Karena kan nama besar tidak hanya bisa dicari dari musik, macam-macam. Karena memang alhamdulillah sampai hari ini namanya masih jalan, masih ada lah, walau sudah nggak berkarya lagi ya," jelas Maia.
Maia Estianty Menikmati Perannya yang Baru
Saat ini, Maia merasa puas dengan profesi barunya sebagai konten kreator dan juri dalam sebuah ajang pencarian bakat. Ia menjalani peran barunya tersebut dengan penuh santai.
"Juri itu kan kita ketemu talenta-talenta baru. Di situ insting aku sebagai produser tuh masih sangat kencang. Jadi aku bisa tahu nih, mana yang bakal jadi bintang. Jadi aku lebih senang di situ karena kerjanya nggak terlalu repot. Paling repot awal-awal doang pada saat penyaringan," urainya.
Maia merasa bahagia dengan aktivitas barunya sebagai kreator konten dan juga sebagai juri di sebuah kompetisi bakat. Ia menjalani tugas tersebut dengan sikap yang tenang.
"Juri itu kan kita ketemu talenta-talenta baru. Di situ insting aku sebagai produser tuh masih sangat kencang. Jadi aku bisa tahu nih, mana yang bakal jadi bintang. Jadi aku lebih senang di situ karena kerjanya nggak terlalu repot. Paling repot awal-awal doang pada saat penyaringan," urainya.
Maia Estianty Miliki Insting yang Tajam
Dita mengakui bahwa Maia memiliki insting yang sangat tajam sebagai seorang produser. Ia sering merasa kagum dengan kemampuan Maia dalam memprediksi potensi peserta di ajang pencarian bakat.
"Dia selalu yang tunjukin aku, aku malah enggak tahu dia yang update dia denger suaranya gitu. Bagus banget gitu," ucap Dita Anggraeni. Hal ini menunjukkan betapa besar kepercayaan Dita terhadap kemampuan Maia dalam menilai bakat. Dita merasa beruntung bisa bekerja sama dengan Maia yang memiliki visi yang jelas dan tajam dalam industri musik.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)























