Personel militer berjaga di sepanjang jalan saat pemberlakuan jam malam di Kathmandu, Nepal, Jumat (12/9/2025). (AFP/ Pedro Pardo)
ADVERTISEMENT
Personel militer berjaga di jalanan Kathmandu, Nepal, saat jam malam diberlakukan, Jumat (12/9/2025). Tentara Nepal dikerahkan untuk memulihkan ketertiban setelah kerusuhan terburuk dalam beberapa dekade melanda negara Himalaya tersebut.
Protes antikorupsi yang awalnya damai berubah menjadi aksi pembakaran dan kekerasan sejak Selasa. Rumah politisi dirusak, gedung parlemen serta kantor pemerintah dibakar. Perdana Menteri akhirnya mengundurkan diri. Dalam dua hari, sedikitnya 50 orang tewas dan lebih dari 1.000 lainnya terluka.Jam malam diberlakukan secara nasional.
Militer memperingatkan segala bentuk kekerasan akan ditindak tegas. Hingga kini, 27 orang ditangkap dan 31 senjata api disita, seperti dikutip BBC. Pos-pos pemeriksaan didirikan di berbagai titik ibu kota, dengan petugas memeriksa identitas kendaraan dan mengimbau warga tetap berada di rumah.
Warga membawa buah-buahan melewati personel militer di luar Istana Presiden Nepal saat pemberlakuan jam malam di Kathmandu, Nepal, Jumat (12/9/2025). AFP/ Pedro PardoPersonel militer berjaga di sepanjang jalan saat pemberlakuan jam malam di Kathmandu, Nepal, Jumat (12/9/2025). AFP/ Arun SankarPersonel militer berjaga di dekat Singha Durbar, gedung administrasi utama pemerintah Nepal yang hangus dibakar oleh para demonstran, di Kathmandu, Nepal, Jumat (12/9/2025). AFP/ Pedro PardoPersonel militer berjaga di dekat sebuah toko saat pemberlakuan jam malam di Kathmandu, Nepal, Jumat (12/9/2025). AFP/ Arun SankarPersonel militer berjaga di sepanjang jalan saat pemberlakuan jam malam di Kathmandu, Nepal, Jumat (12/9/2025). AFP/ Pedro PardoPersonel militer berbicara kepada seorang pengendara motor saat pemberlakuan jam malam di Kathmandu, Nepal, Jumat (12/9/2025). AFP/ Pedro PardoKendaran militer melakukan patrol saat pemberlakuan jam malam di Kathmandu, Nepal, Jumat (12/9/2025). AFP/ Pedro PardoPersonel militer berjaga di sepanjang jalan saat pemberlakuan jam malam di Kathmandu, Nepal, Jumat (12/9/2025). AFP/ Pedro Pardo
PM Sementara Nepal, Sushila Karki, perempuan pertama yang menjabat, berjanji mengusut tuntas vandalisme saat unjuk rasa besar serta menyelenggarakan pemilu. Apa langkah selanjutnya dari pemerintahan transisi ini?
Situasi Nepal usai demo besar-besaran menggulingkan pemerintahan. Sejumlah tentara memeriksa kendaraan yang melintas di Kathmandu setelah jam malam dicabut.
Gelombang Protes Nepal memakan korban jiwa dan ribuan luka, dipicu oleh larangan media sosial dan ketidakpuasan publik. Presiden imbau kerja sama, militer dikerahkan.
Kementerian Luar Negeri RI berhasil melakukan evakuasi WNI dari Nepal sebanyak 18 orang menyusul kerusuhan besar yang melanda negara tersebut. Simak detail kepulangan mereka.
Penemuan cap tangan purba di gua Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, mengungkap lukisan gua tertua di dunia dan menjadi bukti awal perkembangan seni manusia,
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di London dalam rangka memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Komisi Pemberantasan Korupsi menyita uang tunai Rp 2,6 miliar dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan korupsi pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati.