BPBD Makassar Gerak Cepat Tangani Dampak Cuaca Ekstrem, Warga Diimbau Tetap Waspada
BPBD Makassar bersama OPD terkait sigap dalam Penanganan Cuaca Ekstrem Makassar yang menyebabkan angin puting beliung, genangan, dan pohon tumbang, memastikan laporan masyarakat tertangani cepat.

Penanganan Cuaca Ekstrem Makassar: Respons Cepat BPBD dan OPD
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bergerak cepat dalam Penanganan Cuaca Ekstrem Makassar. Mereka bersiaga penuh untuk menanggulangi berbagai dampak yang ditimbulkan oleh kondisi cuaca ekstrem ini. Seluruh laporan masyarakat yang masuk melalui kanal resmi telah ditindaklanjuti secara terkoordinasi oleh tim gabungan di lapangan.
Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, pada Minggu (28/12) menyatakan bahwa semua laporan telah ditangani bersama unsur satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait. Cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah insiden serius. Kejadian tersebut meliputi angin puting beliung, genangan air, hingga pohon tumbang yang menimpa rumah warga di berbagai wilayah.
Tim gabungan dari BPBD Kota Makassar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta Dinas Perhubungan (Dishub) langsung turun ke lokasi. Mereka melakukan penanganan dan asesmen di titik-titik terdampak bencana. Pihak pemerintah kecamatan juga turut serta dalam upaya Penanganan Cuaca Ekstrem Makassar ini untuk memastikan keselamatan warga.
Respons Cepat Terhadap Insiden Cuaca Ekstrem
Kondisi cuaca ekstrem di Kota Makassar telah memicu berbagai kejadian yang memerlukan Penanganan Cuaca Ekstrem Makassar secara sigap. Laporan masyarakat menjadi prioritas utama bagi tim gabungan dalam menanggapi setiap insiden. Muhammad Fadli menegaskan bahwa koordinasi antar instansi menjadi kunci efektivitas penanganan di lapangan.
Meskipun kondisi saat ini berangsur terkendali, petugas tetap siaga penuh mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan. Potensi perubahan cuaca masih tinggi, sehingga kewaspadaan terus ditingkatkan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar terus memantau situasi di seluruh wilayah kota.
Salah satu insiden signifikan adalah pohon tumbang akibat angin kencang yang terjadi pada Sabtu (27/12) malam, sekitar pukul 21.51 WITA. Peristiwa ini menimpa sebuah rumah permanen di Jalan Mappanyuki Kompleks Sastra Nomor 64 B, Kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso. Penanganan Cuaca Ekstrem Makassar ini melibatkan berbagai pihak untuk membersihkan puing dan membantu warga terdampak.
Rumah milik Muh Furqon tersebut mengalami kerusakan kategori sedang. Kejadian ini berdampak pada dua kepala keluarga dengan total 10 jiwa terdampak. Kebutuhan mendesak bagi warga terdampak meliputi terpal dan atap untuk penanganan sementara.
Dampak Pohon Tumbang dan Bantuan Darurat
Insiden pohon tumbang lainnya kembali terjadi pada Minggu (28/12) dini hari sekitar pukul 00.20 WITA di Jalan Baji Gau 2 Kompleks Perumahan RRI. Angin kencang yang menyertai cuaca ekstrem mengakibatkan kerusakan pada empat unit rumah warga. Penanganan Cuaca Ekstrem Makassar di lokasi ini menjadi prioritas mengingat skala dampaknya.
Dari empat rumah yang terdampak, tiga di antaranya dilaporkan mengalami rusak berat, dan satu rumah rusak sedang. Kejadian ini berdampak pada empat kepala keluarga dengan total 16 jiwa terdampak. Mereka terdiri dari delapan perempuan dewasa, enam laki-laki dewasa, satu anak laki-laki, serta satu lansia perempuan.
Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam kedua peristiwa pohon tumbang tersebut. Namun, kebutuhan mendesak di lokasi ini adalah terpal untuk penanganan darurat. BPBD bersama DLH, Damkarmat, dan PU melakukan asesmen lapangan serta koordinasi lintas instansi.
Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan keselamatan warga dan mempercepat proses Penanganan Cuaca Ekstrem Makassar. Akses menuju lokasi kejadian dilaporkan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, memudahkan tim untuk bergerak.
Imbauan Kewaspadaan dan Saluran Pelaporan Resmi
Menghadapi kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, Muhammad Fadli mengimbau masyarakat Kota Makassar agar tetap tenang dan waspada. Panik tidak akan membantu, namun kesiapsiagaan sangat diperlukan dalam Penanganan Cuaca Ekstrem Makassar. Masyarakat diminta untuk tidak lengah terhadap perubahan cuaca.
BPBD Kota Makassar juga mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kondisi darurat atau kejadian bencana. Pelaporan dapat dilakukan melalui saluran resmi yang telah disediakan. Ini penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.
Kanal pelaporan resmi yang dapat digunakan masyarakat meliputi Call Center Darurat 112, aplikasi Lontara+, serta Call BPBD Kota Makassar di nomor 08155112112. Saluran-saluran ini dirancang untuk memudahkan warga dalam mendapatkan bantuan. Dengan Penanganan Cuaca Ekstrem Makassar yang terkoordinasi, diharapkan dampak buruk dapat diminimalisir.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482071/original/036796300_1769157599-473290.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481624/original/022907900_1769140015-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482020/original/011140300_1769155261-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_14.59.35.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481997/original/063818900_1769153715-IMG_6014.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5481981/original/052563300_1769153257-prabowo-tegas-di-wef-2026-singgung-beban-utang-rezim-dahulu-penerus-selalu-membayar-bb7829.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5404123/original/026164100_1762390990-2.jpg)















