Indonesia Tegaskan Komitmen HAM di UNHRC: Imparsial, Inklusif, dan Objektif
Indonesia menegaskan kembali Komitmen HAM di Dewan HAM PBB (UNHRC) dengan peran kepemimpinan yang imparsial, inklusif, dan objektif, memperkuat diplomasi HAM global.

Indonesia kembali menegaskan Komitmen HAM yang kuat dalam perannya sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHRC). Penegasan ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) pada Sabtu (10/1), menunjukkan keseriusan Indonesia dalam isu hak asasi manusia global. Langkah ini merupakan kelanjutan dari rekam jejak panjang Indonesia dalam diplomasi HAM internasional.
Sebagai pemimpin UNHRC, Indonesia berkomitmen untuk menjalankan tugasnya secara imparsial, inklusif, dan objektif. Juru Bicara Kemlu, Vahd Nabyl A. Mulachela, menekankan pendekatan ini saat dihubungi ANTARA. Komitmen HAM Indonesia ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi penguatan HAM di tingkat global.
Dalam menjalankan mandatnya, Indonesia akan memimpin seluruh proses dan sesi UNHRC, memastikan semua program yang telah dijadwalkan terlaksana secara efektif. Pendekatan ini akan ditempuh melalui penguatan dialog lintas-regional dan keterlibatan konstruktif dengan semua pemangku kepentingan. Hal ini menunjukkan kesiapan Indonesia untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak.
Peran Strategis Indonesia sebagai Presiden UNHRC
Sebagai Presiden Dewan HAM PBB, Indonesia memegang peran strategis dalam membentuk arah diplomasi hak asasi manusia global. Vahd Nabyl A. Mulachela menjelaskan bahwa Indonesia akan memimpin semua proses dan sesi UNHRC. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh program yang telah direncanakan dapat terealisasi secara efektif sepanjang tahun ini.
Pendekatan kepemimpinan Indonesia akan sangat menekankan pentingnya dialog lintas-regional yang lebih kuat. Selain itu, Indonesia juga akan mendorong keterlibatan konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait isu hak asasi manusia. "Indonesia memprioritaskan penguatan dialog lintas-regional dan keterlibatan konstruktif antar pemangku kepentingan," ujar Mulachela.
Komitmen HAM Indonesia ini mencerminkan keinginan kuat untuk menciptakan lingkungan diskusi yang seimbang dan adil di forum internasional. Dengan demikian, diharapkan dapat tercapai konsensus yang lebih luas dalam upaya perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia di seluruh dunia. Peran ini juga menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam diplomasi global.
Rekam Jejak dan Penguatan HAM Nasional
Kepemimpinan Indonesia di UNHRC bukan merupakan hal baru dalam kancah diplomasi hak asasi manusia internasional. Mulachela menjelaskan bahwa peran ini melanjutkan rekam jejak panjang negara ini dalam diplomasi HAM global. Indonesia sebelumnya telah memegang posisi kunci di Komisi Hak Asasi Manusia PBB dan Dewan Hak Asasi Manusia PBB.
Hal ini menyoroti peran aktif Indonesia dalam mempromosikan dan melindungi hak asasi manusia di tingkat global selama bertahun-tahun. Kepemimpinan Indonesia di UNHRC diharapkan menjadi momentum konstruktif untuk memperkuat kebijakan, institusi, dan praktik hak asasi manusia di tingkat nasional. Ini adalah bagian dari upaya konsisten Indonesia.
Mulachela menambahkan bahwa peran kepemimpinan ini juga memperkuat komitmen Indonesia untuk menjaga konsistensi antara diplomasi HAM di luar negeri dan upaya penguatan HAM di dalam negeri. Upaya ini ditempuh melalui berbagai langkah konkret. Di antaranya adalah perbaikan regulasi, peningkatan kapasitas bagi institusi terkait, dan yang terpenting, perluasan ruang dialog dengan masyarakat sipil.
Dengan demikian, Komitmen HAM Indonesia tidak hanya terbatas pada arena internasional, tetapi juga berakar kuat pada implementasi di tingkat domestik. Ini menunjukkan pendekatan holistik dalam memandang dan menangani isu hak asasi manusia. Indonesia berupaya untuk menjadi contoh nyata dalam perlindungan HAM.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)








