Jasad Pemancing Tenggelam di Bungkutoko Kendari Ditemukan, Operasi SAR Ditutup
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad pemancing yang tenggelam di Perairan Bungkutoko Kendari. Penemuan jasad pemancing tenggelam ini mengakhiri operasi pencarian yang berlangsung sejak Kamis lalu, membuat keluarga korban bisa bernapas lega.

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad seorang pemancing yang dilaporkan hilang di Perairan Bungkutoko, Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Korban, Ardiansyah (22), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (10/1) sekitar pukul 16.00 Wita. Penemuan ini membawa titik terang setelah pencarian intensif selama beberapa hari.
Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin, menyatakan bahwa jasad Ardiansyah ditemukan sekitar lima meter dari lokasi terakhirnya saat terseret arus. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi menuju Dermaga Basarnas Kendari untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga yang telah menanti.
Dengan ditemukannya jasad Ardiansyah, Operasi SAR untuk kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang pemancing yang tenggelam di sekitar Perairan Bungkutoko secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian ini telah dikembalikan ke kesatuannya masing-masing setelah menuntaskan tugas kemanusiaan mereka.
Kronologi Hilangnya Pemancing di Bungkutoko
Peristiwa tragis ini bermula pada Kamis (8/1) sekitar pukul 08.50 Wita, ketika Ardiansyah pergi memancing di sekitar Perairan Bungkutoko. Saat sedang asyik memancing, kail pancing miliknya tersangkut di dasar perairan.
Korban kemudian berupaya melepaskan kailnya yang tersangkut tersebut. Namun, nahas, akibat adanya arus kuat di area tersebut, Ardiansyah terseret dan tenggelam ke dalam air.
Masyarakat sekitar dan pihak keluarga korban segera melakukan pencarian setelah mengetahui insiden tersebut. Akan tetapi, upaya awal mereka tidak membuahkan hasil, sehingga laporan diteruskan kepada Tim SAR untuk penanganan lebih lanjut.
Proses Pencarian dan Penemuan Jasad Ardiansyah
Setelah menerima laporan hilangnya Ardiansyah, Tim SAR Gabungan segera melancarkan operasi pencarian di Perairan Bungkutoko. Pencarian dilakukan dengan menyisir area yang diperkirakan menjadi lokasi korban terseret arus.
Amiruddin dari Basarnas Kendari menjelaskan bahwa tim bekerja keras menyusuri perairan tersebut. Akhirnya, pada hari Sabtu (10/1), jasad Ardiansyah berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Penemuan jasad pemancing tenggelam ini mengakhiri masa penantian keluarga dengan kepastian. Jasad korban langsung dievakuasi dan diserahterimakan kepada keluarga untuk proses pemakaman.
Unsur Terlibat dalam Operasi SAR Gabungan
Operasi pencarian Ardiansyah melibatkan berbagai unsur dari lembaga pemerintah dan organisasi kemanusiaan. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam upaya penanggulangan bencana dan pencarian korban.
Berbagai pihak bekerja sama demi menemukan jasad pemancing tenggelam dan memberikan bantuan kepada keluarga korban. Keberhasilan operasi ini adalah hasil dari koordinasi yang baik antar semua pihak.
Unsur-unsur yang terlibat dalam pencarian korban meliputi:
- Staf Operasi Basarnas Kendari
- Penyelamat Basarnas Kendari
- Polairud Polda Sultra
- Polsek Abeli
- Tagana Kota Kendari
- Forum Kendari Tanggap Bencana
- Rapi Sultra
- Dompet Dhuafa Volunteer Sultra
- IEA Sultra
- UKM SAR UHO
- Aparat Kelurahan Bungkutoko
- Masyarakat sekitar
- Keluarga korban
Sumber: AntaraNews



























:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)












