Tim SAR Banjarmasin Temukan Nelayan Tenggelam di Sungai Aluh-Aluh
Tragedi menimpa seorang nelayan di Sungai Aluh-Aluh. Simak detail penemuan jasad nelayan tenggelam yang hilang sejak Minggu sore oleh Tim SAR Banjarmasin.

Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang nelayan yang dilaporkan tenggelam di Sungai Desa Simpang Warga, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin pagi setelah pencarian intensif.
Nelayan bernama Ardiansyah, berusia 61 tahun, sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu sore, 1 Februari, memicu operasi pencarian besar-besaran. Penemuan ini mengakhiri kekhawatiran keluarga dan masyarakat setempat.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas musibah ini. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam operasi SAR.
Proses Pencarian Intensif Tim SAR
Korban Ardiansyah ditemukan sekitar pukul 05.20 WITA, berjarak kurang lebih 20 meter dari lokasi awal ia dilaporkan tenggelam. Penemuan ini merupakan hasil dari upaya pencarian yang tak kenal lelah sejak laporan diterima oleh Kantor SAR Banjarmasin.
Tim Rescue Kantor SAR Banjarmasin segera dikerahkan ke lokasi kejadian dengan membawa berbagai peralatan canggih. Perlengkapan seperti rubber boat, aquaeye, serta peralatan selam digunakan untuk memaksimalkan upaya pencarian di sungai.
Dalam pelaksanaan operasi pencarian nelayan tenggelam ini, tim SAR gabungan menghadapi sejumlah kendala signifikan. Akses jalan menuju lokasi yang terendam banjir dan arus sungai yang cukup deras menjadi tantangan utama bagi petugas.
Meskipun demikian, koordinasi yang erat antara unsur SAR, aparat kepolisian, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat setempat terus dilakukan. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas area pencarian dan memastikan setiap sudut sungai diperiksa secara menyeluruh.
Evakuasi dan Penutupan Operasi SAR
Setelah berhasil ditemukan, jenazah korban Ardiansyah segera dievakuasi dari sungai. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk proses selanjutnya.
Penyerahan jenazah kepada keluarga bertujuan untuk proses pemakaman lebih lanjut sesuai dengan adat dan kepercayaan setempat. Pihak keluarga menerima jenazah dengan suasana duka yang mendalam.
Dengan ditemukannya korban nelayan tenggelam, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai oleh Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana. Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian kini dikembalikan ke kesatuan masing-masing sesuai prosedur standar.
Keberhasilan operasi ini menunjukkan sinergi yang baik antara berbagai lembaga dan masyarakat dalam penanganan musibah. Duka cita mendalam disampaikan kepada keluarga korban yang ditinggalkan.
Sumber: AntaraNews



























:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)



















