Jembatan Darurat di Agam Hanyut Diterjang Luapan Sungai Batang Nanggang
Jembatan darurat yang dibangun warga, TNI, dan Polri di Palembayan, Agam, hanyut diterjang luapan Sungai Batang Nanggang akibat hujan deras, membuat warga tidak bisa pulang dan terpaksa menginap di pengungsian.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu sore, mengakibatkan Sungai Batang Nanggang meluap secara drastis. Luapan air sungai yang besar ini kemudian menghanyutkan sebuah jembatan darurat yang sebelumnya telah dibangun oleh masyarakat, TNI, Polri, serta relawan.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.08 WIB, menyebabkan akses vital bagi warga terputus dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan penduduk setempat. Jembatan tersebut merupakan penghubung penting bagi aktivitas sehari-hari warga di daerah terdampak banjir bandang sebelumnya.
Akibat insiden ini, sejumlah warga yang sedang dalam perjalanan tidak dapat kembali ke rumah mereka dan terpaksa mencari tempat pengungsian sementara. Pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk memastikan keselamatan warga dan memantau situasi di lokasi kejadian.
Kronologi Hanyutnya Jembatan Darurat
Salah seorang warga Salareh Aia, Anto, menjelaskan bahwa hujan lebat melanda Palembayan selama kurang lebih satu jam. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan volume air Sungai Batang Nanggang meningkat pesat dan meluap hingga menggenangi area bekas banjir bandang.
Anto menambahkan, "Hujan melanda Palembayan sekitar satu jam dan air sungai langsung membesar dan meluap menggenangi bekas banjir bandang." Luapan air yang begitu kuat ini kemudian menghanyutkan jembatan darurat yang menjadi tumpuan warga.
Jembatan ini merupakan hasil gotong royong masyarakat, TNI, Polri, dan relawan lainnya untuk memulihkan akses pasca-bencana. Namun, kekuatan alam kembali menguji ketahanan infrastruktur sementara yang telah dibangun tersebut.
Dampak dan Penanganan Awal
Dengan kondisi jembatan yang hanyut, Anto dan warga lainnya tidak bisa pulang ke rumah mereka dan harus menginap di pengungsian. "Saya dari Pasar Kayu Pasak hendak menuju rumah di Padang Kudu, sesampai di jembatan darurat, air besar dan saya langsung menyelamatkan diri ke lokasi aman, karena lokasi berdiri merupakan daerah yang terparah terdampak banjir bandang," ujarnya.
Kepala Polres Agam AKBP Muari memastikan bahwa tidak ada korban jiwa akibat meluapnya air sungai tersebut. Tim SAR gabungan telah menghentikan pencarian korban sebelum hujan turun, sehingga semua personel berada di lokasi aman. "Tidak ada korban jiwa dan tim SAR gabungan telah menghentikan pencarian korban sebelum hujan. Untuk alat berat yang bekerja di sungai sudah berada di tepi," kata AKBP Muari.
Jalan provinsi yang menghubungkan Padang Koto Gadang menuju Ampek Koto Palembayan, tepatnya di Sawah Laweh, lokasi rumah yang tertimbun material banjir bandang, sempat ditutup. Penutupan ini dilakukan untuk menjamin keamanan pengendara dan warga yang melintas, terutama saat menyalurkan bantuan kepada korban di Palembayan.
Situasi Terkini dan Upaya Pemulihan
Penutupan jalan provinsi tersebut bersifat sementara dan hanya dilakukan saat air sungai meluap tinggi. Setelah beberapa menit air surut, akses jalan kembali dibuka untuk lalu lintas. Pihak kepolisian mengerahkan personel di daerah tersebut untuk memantau situasi dan membantu pengaturan lalu lintas.
AKBP Muari menjelaskan, "Jalan kita tutup sementara sembari air surut dan beberapa menit air surut. Kita mengerahkan personel di daerah itu." Langkah ini menunjukkan respons cepat dari aparat untuk mengamankan area dan memfasilitasi distribusi bantuan.
Meskipun jembatan darurat hanyut, upaya penanganan dampak bencana terus berlanjut. Fokus utama adalah memastikan keselamatan warga, memulihkan akses, dan memberikan bantuan yang diperlukan bagi masyarakat terdampak di Palembayan.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)















