Maling Motor Terbakar Dihadapan Polisi Saat Hendak Diamankan dari Massa
Aksinya dipergoki langsung oleh korban yang kemudian berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Seorang pria terduga pencuri motor mengalami luka bakar serius setelah dihakimi massa di kawasan Jojoran Gang 3, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Kamis (30/10). Kejadian ini terekam dalam video amatir dan viral di berbagai platform media sosial.
Pelaku diketahui berinisial RK, warga Rungkut, diduga hendak mencuri sepeda motor milik seorang karyawan toko bernama Dian Mieke. Aksinya dipergoki langsung oleh korban yang kemudian berteriak meminta bantuan warga sekitar.
"Saya lihat dia sudah congkel kunci motor saya. Langsung saya teriak ‘Maling!’ dan warga datang,” kata Mieke.
Polsek Gubeng telah tiba di lokasi
Warga yang marah mengejar dan menangkap pelaku, lalu mengikatnya di tiang telepon. Meski petugas kepolisian dari Polsek Gubeng telah tiba di lokasi, pelaku sempat mencoba kabur. Dalam situasi kacau, tubuh pelaku tiba-tiba terbakar setelah disiram bensin oleh salah satu warga yang belum teridentifikasi.
“Petugas sudah berada di lokasi saat pelaku diamankan warga. Kami langsung evakuasi pelaku ke RS Bhayangkara karena mengalami luka bakar,” ujar Kapolsek Gubeng Kompol Eko Sudarmanto.
Disinggung soal siapa penyiram bensin dan penyulut api, Eko mengaku masih melakukan proses penyelidikan. "Masih kita selidiki," tambahnya.
Tiba-tiba muncul api yang membakar tubuhnya
Dari video yang viral, terlihat terduga pelaku awalnya dalam kondisi terikat. Saat ia hendak dibawa memasuki mobil polisi, tiba-tiba muncul api yang membakar tubuhnya. Ia pun terlihat berupaya lari memadamkan api dibantu oleh petgas dan warga sekitar.
Pelaku saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi menyatakan tengah menyelidiki kasus ini, termasuk dugaan tindakan main hakim sendiri oleh warga.
Pencurian kendaraan bermotor
Video kejadian tersebut menyebar luas di media sosial dan memicu perdebatan publik mengenai penegakan hukum dan etika vigilante. Sebagian netizen mengecam aksi brutal warga, sementara lainnya menyuarakan frustrasi terhadap maraknya pencurian kendaraan bermotor di Surabaya.
“Sudah sering kejadian maling di sini. Warga sudah emosi. Tapi kami tidak tahu siapa yang nyiram bensin,” kata salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan kekerasan dan menyerahkan pelaku ke aparat penegak hukum.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482441/original/024948900_1769210307-1001544126.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482440/original/041593200_1769209602-154379.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482439/original/097662000_1769208475-IMG-20260124-WA0005.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482423/original/007306000_1769187020-1000017452.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481427/original/032187300_1769130251-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_08.01.58.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482422/original/066428100_1769187014-IMG-20260123-WA0194.jpg)























