Pemkab Bekasi Tegaskan Rumah Sakit Wajib Beri Pelayanan Kesehatan Tanpa Jaminan
Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan semua rumah sakit wajib memberikan pelayanan kesehatan tanpa jaminan, memastikan hak dasar warga terpenuhi tanpa diskriminasi administrasi.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, secara tegas meminta seluruh manajemen rumah sakit untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien. Permintaan ini berlaku bahkan bagi mereka yang tidak memiliki jaminan kepesertaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Penegasan penting ini disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, pada Kamis lalu. Momen tersebut bertepatan dengan peresmian Rumah Sakit Cenka tipe C di Jalan Pilar-Sukatani, Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia.
Asep Surya Atmaja menekankan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dipenuhi. Oleh karena itu, tidak boleh ada diskriminasi dalam pelayanan hanya karena masalah administrasi kepesertaan.
Prioritaskan Hak Dasar Warga dalam Pelayanan Kesehatan
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa rumah sakit tidak diperbolehkan menolak pasien hanya karena tidak memiliki KIS atau BPJS Kesehatan. Pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap individu.
Beliau menyatakan bahwa pelayanan kesehatan adalah hak mendasar masyarakat yang harus diberikan secara merata tanpa diskriminasi administrasi. Manajemen rumah sakit diimbau untuk selalu mengedepankan prinsip kemanusiaan dalam setiap penanganan pasien.
"Kalau ada masyarakat sakit, meskipun tidak punya KIS atau BPJS, tetap harus dilayani. Jangan sampai orang sakit tidak tertangani hanya karena urusan administrasi," ujar Asep.
Komitmen ini juga berlaku bagi pasien yang telah terdaftar sebagai peserta KIS atau BPJS, mereka tetap harus dilayani sebagaimana mestinya. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan meskipun tengah melakukan penataan keuangan daerah.
Tantangan dan Kolaborasi untuk Pemerataan Akses
Asep Surya Atmaja mengakui bahwa penyediaan layanan kesehatan di Kabupaten Bekasi menghadapi tantangan besar. Dengan populasi mencapai 3,3 juta penduduk serta memiliki latar belakang sosial yang beragam, pemerataan akses menjadi krusial.
Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan sebagai kunci utama untuk mencapai pemerataan layanan kesehatan. Sinergi ini diharapkan dapat mengatasi berbagai kendala yang ada.
Pemerintah Kabupaten Bekasi mengapresiasi kontribusi signifikan dari rumah sakit swasta yang selama ini telah membantu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan. Keberadaan fasilitas swasta sangat vital dalam mendukung sistem kesehatan daerah.
Peresmian RS Cenka menjadi salah satu contoh nyata upaya peningkatan akses, khususnya di wilayah pemukiman padat. Sebelumnya, warga di sekitar lokasi harus menempuh jarak yang relatif jauh untuk mendapatkan penanganan medis.
Peran RS Cenka dalam Memperkuat Sistem Kesehatan Lokal
Kehadiran Rumah Sakit Cenka tipe C di Karangbahagia sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Lokasinya yang strategis di wilayah padat penduduk diharapkan dapat memangkas waktu tempuh pasien.
"Ini tentu sangat berisiko bagi pasien yang membutuhkan penanganan cepat," ucap Asep, menggarisbawahi pentingnya lokasi rumah sakit yang mudah dijangkau.
Plt Bupati berharap peresmian RS Cenka ini akan secara signifikan memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar. Hal ini juga akan memperkuat sistem pelayanan kesehatan secara keseluruhan di Kabupaten Bekasi.
Dengan demikian, setiap warga negara, terlepas dari status kepemilikan jaminan, dapat memperoleh penanganan medis yang layak dan tepat waktu. Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan kesehatan bagi seluruh warganya.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5158422/original/012721900_1741665141-kata-kata-untuk-stop-bullying.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475190/original/073855700_1768554990-TPA_Benowo_mengubah_sampah_menjadi_energi_listrik.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2818452/original/068180400_1559103065-Screenshot_2019-05-13-17-09-10-899_com.miui.videoplayer.jpg)