Persik Kediri Kalahkan Persis Solo 2-1, Macan Putih Merangsek Naik Peringkat BRI Super League
Persik Kediri sukses mengamankan tiga poin penting setelah mengalahkan Persis Solo 2-1 dalam laga lanjutan BRI Super League, membuat Macan Putih merangsek naik peringkat klasemen sementara.

Tim sepak bola Persik Kediri berhasil mengamankan kemenangan penting atas tamunya, Persis Solo, dalam laga lanjutan BRI Super League. Pertandingan sengit ini berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu, 27 Desember 2025.
Macan Putih, julukan Persik Kediri, sukses menumbangkan Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, dengan skor akhir 2-1. Hasil ini membawa dampak signifikan pada posisi kedua tim di tabel klasemen sementara kompetisi teratas sepak bola Indonesia tersebut.
Dua gol kemenangan Persik dicetak oleh Ezra Walian pada menit ke-20 dan Jose Enrique di menit ke-45+1, sementara Persis Solo hanya mampu membalas satu gol melalui Xandro Schenk di menit ke-90+3. Kemenangan ini membuat Persik Kediri merangkak naik ke peringkat ke-12 dengan 18 poin, sedangkan Persis Solo terbenam di dasar klasemen, yakni peringkat ke-18 dengan tujuh poin.
Jalannya Pertandingan Penuh Ketegangan di Stadion Brawijaya
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung menunjukkan intensitas tinggi dengan saling melancarkan serangan. Persik Kediri tampil lebih agresif di hadapan pendukungnya sendiri, mendominasi jalannya pertandingan sejak awal.
Ezra Walian membuka keunggulan untuk tuan rumah Persik Kediri melalui eksekusi tendangan penalti yang sukses menjebol gawang Persis Solo pada menit ke-20. Keunggulan Persik semakin bertambah menjelang turun minum. Jose Enrique berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-45+1, memanfaatkan bola pantulan dari sepakan keras rekan setimnya di luar kotak penalti. Skor 2-0 ini bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Persis Solo yang tertinggal dua gol mencoba bangkit dan mencari peluang untuk memperkecil ketertinggalan. Meskipun mendapatkan gempuran bertubi-tubi dari Persik Kediri, Laskar Sambernyawa berusaha keras menciptakan peluang. Beberapa serangan Persis Solo berhasil diredam oleh pertahanan solid Persik Kediri.
Di masa tambahan waktu, Persis Solo akhirnya berhasil memperkecil kedudukan. Xandro Schenk mencetak gol melalui sundulan terarah dari sepak pojok yang dieksekusi oleh bek Agung Mannan pada menit ke-90+3. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil akhir, karena tidak lama setelah itu peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan, memastikan kemenangan 2-1 untuk Persik Kediri.
Strategi Jitu dan Mentalitas Kuat Persik Kediri
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menyatakan kepuasannya atas hasil pertandingan ini. Ia mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang telah tampil maksimal. Menurutnya, kemenangan ini sangat dibutuhkan oleh tim dan merupakan buah dari latihan intensif serta perkembangan yang terus-menerus ditunjukkan oleh para pemain.
“Saya sangat senang untuk pemain karena mereka bekerja dengan baik selama tiga minggu ini. Kami semakin berkembang setiap minggu,” kata Marcos Reina. Ia juga mengakui bahwa kemenangan ini tidak diraih dengan mudah.
Pelatih asal Spanyol tersebut menyoroti mentalitas timnya yang mampu bertahan hingga akhir laga, meskipun sempat berada di bawah tekanan dari Persis Solo. “Tentu saja ini tidak pernah mudah untuk menang. Kami harus menghargai kemenangan. Kami tidak beruntung untuk menang di saat terakhir. Dan harus menderita sedikit di akhir. Tapi kami memiliki kontrol game hampir seluruh game. Jadi saya senang untuk itu,” ujarnya. Marcos Reina juga menjelaskan bahwa kemenangan ini tidak lepas dari penyesuaian taktik yang berbeda dari laga sebelumnya melawan Persita Tangerang, dengan pendekatan serangan yang lebih variatif.
Evaluasi dan Perbaikan untuk Persis Solo
Di sisi lain, Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengakui bahwa anak asuhnya sebenarnya bermain cukup bagus. Namun, ia menyoroti beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal crossing dan passing. Menurutnya, meskipun tim menciptakan banyak peluang, reaksi pemain setelah kejadian tertentu tidak menguntungkan mereka.
“Kami bermain dengan bagus, kami menciptakan peluang bagus tapi selepas ada kejadian reaksi pemain tidak menguntungkan kami. Tidak ada kompak, kesalahan sendiri, kita kontrol game tapi action akhir, crossing, passing perlu diperbaiki,” jelas Milomir Seslija. Ia menekankan pentingnya kekompakan tim dan penyelesaian akhir yang lebih baik untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)























