Persis Solo Terancam Degradasi, Kaesang Muncul Saat Latihan: Tenang Saya Sudah Ada di Sini Lagi
Putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo juga meminta maaf, karena 2 tahun terakhir meninggalkan tim kebanggaan wong Solo.

Peringkat salah satu tim peserta Liga Indonesia Persis Solo hingga paruh waktu musim 2025/2026 mengkhawatirkan. Laskar Sambernyawa kini berada di zona merah atau peringkat 16. Dari total 17 pertandingan, Persis Solo hanya mengemas 2 kemenangan, 4 kali seri dan 11 kali kalah.
Tak ingin timnya terjerembab di dasar klasemen, bos Persie Solo, Kaesang Pangarep, mendatangi tempat latihan untuk memberikan semangat. Putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo juga meminta maaf, karena 2 tahun terakhir meninggalkan tim kebanggaan wong Solo.
Momen kedatangan Kaesang Pangarep diunggah di akun Instagram Persis Solo, @persisofficial, Jumat (16/1) siang. Dalam video yang diunggah, Kaesang datang bersama Komisaris Persis Solo, Adityo Rimbo Galih Samudro.
Adik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kemudian memberikan motivasi kepada Sho Yamamoto Cs yang sedang berlatih bersama Milomir Seslija.
"Selamat sore semuanya. Saya lanjut, saya izin memperkenalkan diri dahulu, mungkin kan masih ada beberapa teman-teman disini yang belum kenal sama saya. Saya Kaesang Pangarep. Saya cuma mau ngomong, terimakasih untuk semuanya yang sudah tergabung di Persis Solo. Dan saya juga minta maaf karena, 2 tahun terakhir saya kan gak sama teman-teman lagi di Persis Solo," ujar Kaesang.
Perkenalkan Sepupunya
Dalam kesempatan tersebut Kaesang juga memperkenalkan sepupunya, Adityo Rimbo sebagai komisaris yang baru, hasil perombakan.
"Kemarin saya ubah manajemennya, sekarang ada sepupu saya, mas Rimbo. Tapi tenang saya sekarang sudah di sini lagi kok," ungkapnya.
Kaesang pun berpesan kepada para pemain agar bermain dengan hati dan kerja keras agar tetap bertahan di Liga 1.
"Pokoknya main yang pakai hati, kerja keras, Insya Allah pasti nanti hasilnya lebih baik. Liga 1 nanti bisa bertahan semua, ya. Terimakasih, terimakasih, lanjut," pungkasnya.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5158422/original/012721900_1741665141-kata-kata-untuk-stop-bullying.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475190/original/073855700_1768554990-TPA_Benowo_mengubah_sampah_menjadi_energi_listrik.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2818452/original/068180400_1559103065-Screenshot_2019-05-13-17-09-10-899_com.miui.videoplayer.jpg)























