Rektor UGM Kritik Istilah Link and Match Industri dan Perguruan Tinggi
Rektor UGM Ova Emilia menekankan pentingnya penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Kolaborasi atau link and match antara perguruan tinggi dengan dunia industri dianggap sebagai salah satu solusi dari kemajuan industri di Indonesia. Konsep link and match ini diharapkan bisa menjadi jembatan antara pendidikan yang diterima di perguruan tinggi dengan kebutuhan profesional industri.
Menanggapi penerapan link and match antara perguruan tinggi dengan dunia industri, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Ova Emilia angkat bicara. Ova menekankan pentingnya penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri. Hal ini disebut Ova penting agar konsep link and match tidak berhenti di tataran jargon saja.
Ova menyebut perguruan tinggi harus mampu menghadirkan bentuk kolaborasi yang nyata. Sehingga mahasiswa dapat merasakan langsung relevansi antara pendidikan yang diterima selama di kampus dan kebutuhan profesional di luar kampus atau industri.
Ova menilai selama ini konsep link and match sudah sering kali terdengar tetapi belum banyak diwujudkan dalam bentuk konkret. Ova menegaskan upaya ini bukan hanya untuk kepentingan sivitas akademika UGM melainkan ditujukan pula bagi generasi muda di luar kampus.
"Sering kita mendengar link and match, tapi wujudnya kadang-kadang abstrak," kata Ova di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Selasa (21/10).
"Kami sangat berharap bahwa ruang ini [link and match] tidak hanya untuk teman-teman yang beruntung yang ada di UGM tapi untuk seluruh generasi muda untuk mengakses," sambung Ova.
Ova menjelaskan kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan profesional sejak di bangku kuliah.
"Di sisi lain, melalui kesempatan ini bisa memiliki peluang emas untuk mengasah talenta di lingkungan kampus. Agar mereka siap untuk bersaing bekerja di tatanan nasional maupun global yang memiliki standar profesional yang internasional," urai Ova.
Ova menjabarkan di UGM, konsep link and match dilakukan dengan menghadirkan langsung industri ke kampus. Strategi ini disebut Ova bisa mempercepat lahirnya sumber daya manusia unggul.
"Langkah ini bagian dari akselerator untuk menciptakan SDM unggul, yang tidak hanya siap kerja tapi SDM yang siap memimpin di kancah global ini," ucap Ova.
Sebagai bentuk nyata implementasi link and match, kekinian UGM menggandeng sejumlah mitra industri untuk membuka ruang kolaborasi di lingkungan kampus.
Salah satunya PwC Consulting yang kini memiliki kantor di kompleks GIK UGM. Inisiatif tersebut menjadi contoh bagaimana kerja sama perguruan tinggi dan industri dapat berjalan dua arah. Kampus menyiapkan talenta dengan kemampuan relevan, sementara industri memberi ruang praktik dan pembelajaran profesional.
Pihak PwC Indonesia sendiri menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya memperluas jaringan dan mendukung transformasi digital nasional melalui pengembangan talenta di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Apalagi fokus utama akan diarahkan pada layanan teknologi dan Al. Selain itu, PwC Consulting Yogyakarta akan mendukung layanan operasional yang membutuhkan keahlian khusus sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi dan mendorong inovasi.
"Kami percaya bahwa talenta lokal memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan industri yang dinamis dan inovatif," ujar Martijn Peeters, selaku PwC Consulting Indonesia President Director.
Martijn menambahkan bahwa komunitas Yogyakarta yang kreatif dan dinamis akan menjadi sumber inspirasi dan kolaborasi yang berharga.



























:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)












