Sasar Perguruan Tinggi Negeri, Badan Wakaf Indonesia Bisa Ringankan Biaya Kuliah Mahasiswa
Wakil Ketua BWI, KH Ahmad Zubaidi mengatakan kunjungannya di Fakultas Hukum Unhas untuk membangun ekosistem wakaf di perguruan tinggi.

Badan Wakaf Indonesia (BWI) mulai mengembangkan ekosistem wakaf di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), salah satunya Universitas Hasanuddin, dengan harapan dapat meringankan biaya kuliah bagi mahasiswa kurang mampu.
Wakil Ketua BWI, KH Ahmad Zubaidi mengatakan kunjungannya di Fakultas Hukum Unhas untuk membangun ekosistem wakaf di perguruan tinggi. Ia berharap perguruan tinggi bisa mendorong percepatan perolehan harta benda wakaf.
"Supaya memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada kampus itu sendiri dan dunia pendidikan pada umumnya," ujarnya di Aula Prof Baharuddin Lopa FH Unhas Makassar, Selasa (16/12).
Badan Wakaf Indonesia
Zubaidi mengaku perguruan tinggi memiliki potensi besar untuk menghimpun dana abadi dari sivitas akademika. Ia menyebut sudah banyak perguruan tinggi negeri yang menitipkan dana abadinya ke Badan Wakaf Indonesia.
"Sudah terbukti beberapa kampus-kampus besar kita (berstatus) PTNBH (Perguruan Tinggii Negeri Berbadan Hukum) sudah menitipkan dana abadi mereka kepada Wakaf Indonesia. Kemudian manfaat dari yang sejauh kalau BWI dikembalikan kepada kampus masing-masing," kata dia.
Zubaidi menyebut lembaga filantropis ini diharapkan bisa membantu biaya pendidikan bagi mahasiswa. Ia menilai saat ini biaya pendidikan semakin mahal.
"Tentu ini akan menjawab masalah terkait dengan pendidikan yang sekarang ini mahal. Banyak yang tidak bisa bayar SPP dan lain sebagainya," kata Zubaidi.
Keseteraan pendidikan
Jika menghimpun wakaf di perguruan tinggi bisa berhasil, maka bisa melakukan keseteraan pendidikan. Nantinya, mahasiswa yang tidak mampu atau kesulitan membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bisa langsung dibantu.
"Mereka-mereka yang tidak mampu, bisa kuliah dengan minimal dibantu dengan dana wakaf agar bisa kuliah gratis," sebutnya.
"Karena itu kami roadshow ke berbagai kampus-kampus untuk mengajak mari bersama-sama kita membesarkan perwakafan melalui gerakan kampus berwakaf. Insya Allah ini akan memberikan kontribusi besar terhadap perwakafan di Indonesia," ujarnya.
Wakaf Goes to Campus bagi Universitas Hasanuddin
Sementara Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa mengatakan pergerakan Wakaf Goes to Campus bagi Universitas Hasanuddin merupakan gagasan inovatif terkait ekonomi keumatan yang selalu disambut dengan baik. Apalagi, Unhas telah memiliki program studi Ekonomi Islam.
"Unhas berpikir untuk mengombinasikan konsep dana abadi dengan wakaf sebagai sebuah gerakan yang mampu membantu masyarakat," ujarnya.
Prof JJ sapaan akrabnya itu menuturkan fokus utama wakaf ini adalah memberikan dukungan kepada calon mahasiswa Unhas yang secara ekonomi kurang mampu. Namun memiliki semangat dan potensi akademik yang besar.
"Mereka adalah anak-anak bangsa yang memiliki keinginan kuat untuk berkembang dan berkontribusi bagi Indonesia. Untuk itu, Unhas membuka ruang seluas-luasnya," sebutnya.
Skema beasiswa
Memang, kata dia, pemerintah telah menyediakan berbagai skema beasiswa seperti KIP dan lainnya. Namun, khususnya di kawasan Indonesia Timur, masih banyak mahasiswa yang membutuhkan dukungan tambahan.
"Kami berharap inisiatif ini menjadi formula baru dalam memperkuat ekosistem wakaf, tidak hanya di Unhas, tetapi juga di Indonesia Timur dan secara nasional, sehingga seluruh pihak dapat saling menguatkan," harapnya.
"Insya Allah, Unhas dalam waktu dekat akan merampungkan perumusan dan sistemnya. Sebenarnya komunikasi dan penyusunan konsep ini telah berjalan sejak beberapa bulan lalu. Mudah-mudahan program ini dapat segera diluncurkan," ucapnya.



























:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)









