SPPG Kelapa Gading Siap Layani Ribuan Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis di Jakarta Utara
SPPG Kelapa Gading di Jakarta Utara telah diresmikan dan siap melayani hingga 5.000 penerima program Makan Bergizi Gratis dengan fasilitas modern serta menu sehat.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelapa Gading di Jakarta Utara secara resmi diresmikan dan menyatakan kesiapannya untuk melayani ribuan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Fasilitas ini, yang merupakan SPPG kedua di wilayah tersebut, menargetkan kapasitas hingga 5.000 orang penerima manfaat setiap harinya, mulai beroperasi pada 11 November setelah peresmian pada Senin (10/11).
Berlokasi strategis di Jalan Gading Kirana Barat IX, Kelurahan Kelapa Gading Barat, SPPG Kelapa Gading ini diharapkan menjadi percontohan dalam penyediaan makanan sehat dan bergizi seimbang untuk masyarakat.
Kapasitas dan Fasilitas Modern SPPG Kelapa Gading
Ketua SPPG Kelapa Gading, Jenny Widjaja, mengungkapkan bahwa SPPG ini dirancang untuk mampu melayani antara 4.000 hingga 5.000 orang penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis. “Ini SPPG kedua kami, nantinya juga akan ada yang ketiga di Sunter Tanjung Priok,” kata Jenny Widjaja saat peresmian fasilitas tersebut.
SPPG Kelapa Gading memiliki luas bangunan mencapai 400 meter persegi, dilengkapi dengan berbagai peralatan masak modern yang menunjang efisiensi dan kualitas produksi. Selain itu, fasilitas ini juga memiliki ruangan steril khusus untuk penyimpanan bahan baku, memastikan kebersihan dan keamanan pangan.
Jenny Widjaja juga menekankan pentingnya aspek gizi dalam setiap hidangan yang disajikan. “Setiap satu pekan, ada menu berbahan sagu yang merupakan pengganti karbohidrat dengan nutrisi yang tinggi,” jelasnya, menunjukkan komitmen terhadap penyediaan menu yang bervariasi dan kaya nutrisi.
Program MBG ini tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan anak-anak, tetapi juga memastikan bahwa makanan yang diberikan sehat dan bergizi seimbang, krusial untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Dukungan dan Harapan Pemerintah Kota Jakarta Utara
Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menyambut baik kehadiran SPPG Kelapa Gading ini. Ia berharap fasilitas ini dapat memberikan manfaat luas bagi warga sekitar, tidak hanya terbatas pada pelajar, tetapi juga ibu hamil dan balita yang merupakan kelompok rentan terhadap masalah gizi.
Fredy Setiawan juga mengingatkan pengelola SPPG untuk selalu mematuhi prosedur dan aturan yang berlaku dalam operasionalnya. “Saya harap SPPG ini dapat menjadi contoh atau pelopor untuk yang lainnya. Mudah-mudahan cakupan juga semakin luas,” ujarnya, menunjukkan harapan agar model SPPG ini dapat direplikasi di area lain.
Menurut Fredy, persiapan SPPG Kelapa Gading telah dilakukan dengan sangat baik dan optimal, mencakup berbagai aspek penting. Ini termasuk fasilitas alat masak yang memadai, sistem keamanan yang terjamin, kesiapan tenaga kerja yang profesional, hingga standar higienis yang tinggi dalam setiap proses penyiapan makanan.
Dampak Sosial dan Ekonomi SPPG Kelapa Gading
Kehadiran SPPG Kelapa Gading tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap aspek sosial dan ekonomi lokal. Fredy Setiawan menyoroti bahwa SPPG ini berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar, yang pada gilirannya dapat menggerakkan perekonomian lokal.
Selain itu, SPPG ini juga diharapkan dapat berperan sebagai agen kesehatan di komunitas. Dengan menyediakan makanan bergizi dan edukasi terkait pentingnya asupan nutrisi, SPPG Kelapa Gading dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pola makan sehat.
“Saya juga percaya pengurus SPPG ini bukan sembarang orang, tetapi mereka yang sudah ahli dalam menyiapkan makanan yang bergizi, seperti kadar protein, karbohidrat dan lainnya,” tambah Fredy Setiawan, menegaskan kepercayaan pemerintah terhadap kompetensi tim pengelola dalam memastikan kualitas gizi makanan yang disajikan.
Dengan demikian, SPPG Kelapa Gading diharapkan tidak hanya menjadi pusat distribusi makanan, tetapi juga pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang lebih sehat dan cerdas.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475944/original/046795200_1768703011-116193.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4706398/original/039666800_1704367377-20240104-Banjir_Kemang_Utara-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5187168/original/083476600_1744683863-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475935/original/081315100_1768698227-115771.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475841/original/087878400_1768663052-000_932Q8KW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5197520/original/095088500_1745476635-IMG-20250424-WA0038.jpg)















