Terbukti Ampuh! Badung Susun Strategi Penanggulangan Kemiskinan 2025-2029, Angka Kemiskinan Terendah Nasional
Pemerintah Kabupaten Badung merancang Strategi Penanggulangan Kemiskinan Badung 2025-2029 dengan target ambisius, berhasil menekan angka kemiskinan hingga terendah di Indonesia. Cari tahu rahasia suksesnya!

Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, secara proaktif menyusun Rencana Penanggulangan Kemiskinan untuk periode 2025-2029. Inisiatif strategis ini dilengkapi dengan rencana aksi komprehensif untuk tahun 2025, bertujuan untuk merumuskan kebijakan, strategi, serta program lintas bidang yang terintegrasi.
Langkah ini diambil sebagai respons berkelanjutan terhadap upaya menekan angka kemiskinan di wilayah tersebut. Evaluasi program secara berkala menjadi kunci untuk memastikan efektivitas setiap kebijakan yang diterapkan.
Sekretaris Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Badung sekaligus Kepala Bappeda Badung, I Made Wira Dharmajaya, menegaskan komitmen pemerintah. "Kami terus mengevaluasi seluruh program agar kemiskinan di Badung dapat ditekan seminimal mungkin," ujarnya di Mangupura, Kabupaten Badung, pada Kamis lalu.
Strategi Komprehensif: Pengurangan Beban dan Peningkatan Pendapatan
Pemerintah Kabupaten Badung telah menyiapkan serangkaian strategi yang terukur untuk menanggulangi kemiskinan. Salah satu fokus utama adalah pengurangan beban pengeluaran masyarakat, yang mencakup berbagai sektor vital.
Upaya ini diwujudkan melalui intervensi di bidang pendidikan, kesehatan, penyediaan akses air bersih, hunian layak, serta program perlindungan sosial yang komprehensif. Tujuannya adalah meringankan tanggungan finansial warga agar mereka dapat memenuhi kebutuhan dasar dengan lebih baik.
Selain itu, Pemkab Badung juga berupaya meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan. Langkah-langkah yang diambil meliputi stabilisasi harga kebutuhan pokok, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan yang merata, serta pemberdayaan kelompok tani dan nelayan.
Dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi prioritas, dilengkapi dengan kemudahan akses permodalan usaha. Harapannya, sektor-sektor ini dapat menjadi pendorong ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja.
Penurunan Kantong Kemiskinan dan Kolaborasi Efektif
Strategi lain yang diterapkan adalah melakukan upaya penurunan kantong-kantong kemiskinan yang masih ada di beberapa wilayah. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan akses terhadap infrastruktur dasar yang esensial bagi kehidupan masyarakat.
Peningkatan akses air bersih, sanitasi yang memadai, penyediaan hunian layak, dan pengembangan sarana pertanian menjadi prioritas utama. Infrastruktur ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas hidup dan produktivitas warga di daerah-daerah tersebut.
I Made Wira Dharmajaya mengungkapkan optimisme tinggi terhadap keberhasilan program-program ini. Pihaknya yakin bahwa angka kemiskinan di Badung dapat ditekan lebih rendah lagi, seiring dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang positif.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi erat antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. "Kami yakin kesejahteraan masyarakat Badung akan terus meningkat jika tren positif ini bisa dipertahankan," tegasnya.
Badung Raih Predikat Daerah Termiskin Terendah Nasional
Komitmen dan strategi yang diterapkan oleh Pemkab Badung telah membuahkan hasil yang signifikan dan patut dibanggakan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan drastis pada angka kemiskinan di wilayah ini.
Pada triwulan I tahun 2025, angka kemiskinan di Badung turun menjadi 1,9 persen, sebuah pencapaian luar biasa yang berkurang 0,4 persen dari posisi tahun 2024 sebesar 2,3 persen. Capaian ini menempatkan Kabupaten Badung pada posisi istimewa.
Badung kini diakui sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah, tidak hanya di tingkat provinsi Bali, tetapi juga di tingkat nasional. Prestasi ini menjadi bukti nyata efektivitas Rencana Penanggulangan Kemiskinan yang telah disusun dan diimplementasikan secara konsisten.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474567/original/045852200_1768486517-1000651852.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474537/original/056082100_1768484276-PHOTO-2026-01-15-14-38-24.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474561/original/035946000_1768485082-IMG_6630.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474506/original/057058400_1768480771-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_19.36.12.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/4989902/original/056698400_1730703092-3282768f-65a3-45c6-8d68-08e86fa380b1__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472059/original/075252200_1768308782-Tangkapan_layar__Guru_SD_di_Lampung_Marah_Gara-Gara_Menu_MBG_Basi_Diduga_Bikin_Siswa_Keracunan.jpg)
















