Kabinet Prabowo Kompak: Presiden Bantah Isu Perpecahan dan Ungkap Bukti Keberhasilan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Kabinet Prabowo Kompak dalam menjalankan program prioritas, membantah analisis di media sosial mengenai perpecahan, serta memaparkan sejumlah capaian pemerintah.

Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyatakan bahwa Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya bekerja secara kompak dan solid. Pernyataan ini disampaikan pada Senin, 12 Januari 2026, di hadapan para pejabat negara, murid, dan guru-guru Sekolah Rakyat di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Ia membantah keras isu perpecahan yang beredar di media sosial mengenai lingkungan kepemimpinannya.
Prabowo menekankan pentingnya kekompakan kabinet untuk mencapai berbagai keberhasilan program pemerintah. Ia merasa bahagia melihat kerja sama antarkementerian yang "luar biasa" dalam merealisasikan visi dan misi negara. Hal ini bertujuan untuk menepis keraguan publik dan menjaga fokus pada pembangunan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memaparkan sejumlah bukti nyata keberhasilan pemerintah. Bukti-bukti tersebut menjadi penegas bahwa kabinetnya bekerja keras dan kompak, menghasilkan capaian demi capaian yang signifikan bagi masyarakat Indonesia.
Menepis Isu Perpecahan di Media Sosial
Prabowo Subianto dengan lugas membantah analisis di media sosial yang mengklaim adanya perpecahan di lingkaran dekatnya. Ia menyebut analisis tersebut sebagai sesuatu yang menarik perhatiannya, namun tidak berdasar pada kenyataan. Presiden menegaskan bahwa kerja sama tim dalam kabinetnya sangat luar biasa.
Menurutnya, kekompakan antar kementerian menjadi kunci utama dalam menjalankan program-program prioritas pemerintah. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada narasi yang mencoba memecah belah dan mengganggu fokus kerja pemerintah. Pernyataan ini disampaikan untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan yang berkuasa.
Presiden Prabowo secara langsung mengungkapkan rasa bahagianya atas soliditas yang terbangun di antara para menterinya. Soliditas ini memungkinkan terciptanya sinergi yang kuat, yang pada akhirnya berkontribusi pada pencapaian berbagai target pembangunan nasional.
Bukti Nyata Keberhasilan Kabinet Merah Putih
Salah satu bukti konkret yang disoroti Presiden Prabowo adalah keberhasilan pemerintah dalam mewujudkan swasembada beras. Ditargetkan pada 31 Desember 2025, Indonesia akan resmi mencapai swasembada beras, meskipun sempat menghadapi tantangan El Nino dan kekeringan berkepanjangan pada tahun 2024 dan 2025. Capaian ini menunjukkan ketangguhan sektor pertanian nasional.
Prabowo juga mengklaim bahwa cadangan beras di gudang pemerintah saat ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Setelah swasembada beras tercapai, pemerintah menargetkan swasembada jagung dalam waktu dekat, khususnya untuk kebutuhan pakan petani dan peternak. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional secara menyeluruh.
Selain pangan, Presiden juga menyoroti keberhasilan pembangunan 166 Sekolah Rakyat yang kini telah beroperasi. Sekolah-sekolah berbasis asrama ini diperuntukkan bagi murid dari keluarga desil 1 (miskin ekstrem) dan desil 2 (miskin), dengan seluruh biaya ditanggung penuh oleh pemerintah. Program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas.
Target pemerintah adalah membangun 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029, sebuah upaya besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan kurang mampu. Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi tinggi kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan jajarannya atas kerja keras mereka dalam merealisasikan program penting ini.
Poin-poin Penting Program Pemerintah
- Target swasembada beras: 31 Desember 2025.
- Kondisi tantangan: El Nino dan kekeringan berkepanjangan pada 2024-2025.
- Cadangan beras pemerintah: Tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.
- Target selanjutnya: Swasembada jagung untuk pakan.
- Program Sekolah Rakyat: 166 sekolah telah beroperasi.
- Sasaran Sekolah Rakyat: Murid dari keluarga desil 1 (miskin ekstrem) dan desil 2 (miskin).
- Target pembangunan Sekolah Rakyat: 500 sekolah hingga tahun 2029.
- Penanggung jawab program Sekolah Rakyat: Menteri Sosial.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)























