Tes Urine Lapas Madiun Sasar Warga Binaan dan Sipir, Komitmen Berantas Narkoba
Lapas Kelas I Madiun menggelar tes urine Lapas Madiun secara mendadak dan acak, menyasar warga binaan hingga sipir. Langkah tegas ini menjadi komitmen serius memberantas narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun, Jawa Timur, baru-baru ini menggelar kegiatan tes urine secara mendadak. Tes ini dilakukan pada Kamis, 8 Januari, menyasar baik warga binaan maupun petugas sipir di lingkungan lapas setempat.
Langkah proaktif ini merupakan bagian dari upaya serius untuk mendeteksi serta mencegah penyalahgunaan narkoba. Tujuannya jelas untuk menciptakan lingkungan lapas yang bersih, aman, dan bebas dari segala bentuk pelanggaran terkait narkotika.
Kepala Lapas Kelas I Madiun, Andi Wijaya Rivai, menegaskan bahwa tes urine acak ini adalah bentuk komitmen kuat. Kegiatan ini mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba tanpa toleransi, baik bagi pegawai maupun warga binaan.
Komitmen Tegas Berantas Narkoba di Lapas
Andi Wijaya Rivai menjelaskan, tes urine ini merupakan implementasi dari komitmen Lapas Madiun dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) terkait pemberantasan narkoba. Tidak ada pengecualian bagi siapapun yang terlibat dalam penyalahgunaan zat terlarang ini.
Seluruh pegawai serta sejumlah warga binaan yang dipilih secara acak turut serta dalam kegiatan ini. Pelaksanaan tes berlangsung tertib dan transparan, diawasi langsung oleh jajaran pimpinan serta petugas medis yang berwenang.
Kegiatan tes urine Lapas Madiun ini juga berfungsi sebagai langkah preventif dan deteksi dini. Tujuannya adalah menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan lapas secara berkelanjutan.
Sinergi untuk Lingkungan Pemasyarakatan Kondusif
Pentingnya sinergisitas antara petugas dan warga binaan ditekankan untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan kondusif. Kerjasama ini menjadi kunci utama dalam upaya menjaga integritas dan keamanan lapas.
Salah satu warga binaan berinisial JK yang mengikuti tes urine menyampaikan apresiasinya. Ia merasa kegiatan ini adil dan transparan, memberikan motivasi lebih untuk menjaga perilaku dan menjauhi narkoba selama masa pembinaan.
Hasil dari tes urine dadakan yang dilakukan secara acak tersebut menunjukkan hasil positif. Tidak ada satu pun peserta, baik warga binaan maupun sipir, yang terbukti positif menggunakan narkoba.
Rutinitas Tes untuk Integritas Berkelanjutan
Andi Wijaya Rivai memastikan bahwa tes serupa akan rutin dilaksanakan secara mendadak di masa mendatang. Ini adalah bagian dari strategi untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah.
Tujuannya adalah mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan humanis. Langkah ini menunjukkan keseriusan Lapas Madiun dalam menjaga lingkungan bebas narkoba.
Dengan adanya tes urine Lapas Madiun yang berkelanjutan, diharapkan tercipta efek jera dan kesadaran tinggi. Hal ini penting untuk memastikan seluruh elemen di lapas tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5158422/original/012721900_1741665141-kata-kata-untuk-stop-bullying.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475190/original/073855700_1768554990-TPA_Benowo_mengubah_sampah_menjadi_energi_listrik.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2818452/original/068180400_1559103065-Screenshot_2019-05-13-17-09-10-899_com.miui.videoplayer.jpg)











