Trivia Politik: Pasca Pembakaran Gedung DPRD, Gubernur NTB Konsolidasi Jaga Kondusifitas
Gubernur NTB konsolidasi dengan berbagai elemen masyarakat dan Forkopimda pasca pembakaran Gedung DPRD. Apa langkah strategisnya untuk menjaga stabilitas daerah?

Insiden pembakaran dan penjarahan Gedung DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu siang hingga sore mengejutkan banyak pihak. Aksi demonstrasi yang berujung anarkis ini menyebabkan kerusakan parah pada fasilitas publik penting di Mataram. Asap tebal masih mengepul dari reruntuhan gedung, menandakan skala kerusakan yang terjadi.
Menyikapi situasi genting ini, Gubernur NTBLalu Muhamad Iqbal segera mengambil langkah cepat. Pada Sabtu malam, ia mengumpulkan sejumlah elemen masyarakat dan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) NTB. Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan mencari solusi demi menjaga situasi tetap kondusif di wilayah tersebut.
Konsolidasi yang dilakukan oleh Gubernur NTB ini menjadi krusial untuk meredam ketegangan pasca insiden. Stabilitas daerah menjadi prioritas utama, mengingat dampak negatif yang bisa ditimbulkan oleh ketidakstabilan terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat luas. Situasi di sekitar Gedung DPRD NTB sendiri mulai berangsur kondusif pada Sabtu sore setelah massa aksi meninggalkan lokasi.
Upaya Gubernur NTB Merajut Stabilitas Pasca Insiden
Gubernur Lalu Muhamad Iqbal mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan konsolidasi intensif dengan Forkopimda NTB sesaat setelah insiden terjadi. Dalam pertemuan tersebut, berbagai pihak telah berbagi tugas dan strategi untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Fokus utama adalah mengembalikan rasa aman kepada masyarakat dan mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
Untuk meredam situasi dan menyatukan persepsi, Gubernur Iqbal secara khusus mengumpulkan seluruh tokoh masyarakat. Ia menekankan bahwa menjaga situasi kondusif adalah tanggung jawab bersama. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antar seluruh elemen, diharapkan provokasi dapat dihindari dan masyarakat tetap tenang.
Gubernur Iqbal menegaskan pentingnya menjaga stabilitas daerah. "Kita berusaha untuk menjaga situasi tetap kondusif. Itu yang penting, karena kita sedang membangun. Setiap situasi ketidakstabilan yang terjadi pasti akan berdampak pada pembangunan dan akhirnya terhadap masyarakat luas. Itu yang kita jaga," ujarnya, menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan NTB.
Kronologi Pembakaran dan Dampak Kerusakan Gedung Dewan
Pantauan di lokasi kejadian pada Sabtu sore menunjukkan bahwa sejumlah petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Mataram masih berjibaku memadamkan api. Asap terlihat mengepul dari gedung yang terbakar, mengindikasikan bahwa proses pendinginan masih berlangsung. Kerusakan yang ditimbulkan oleh aksi massa sangat signifikan.
Dua gedung utama DPRD NTB menjadi sasaran amuk massa. Pertama, gedung utama yang sehari-hari digunakan untuk rapat dan sidang paripurna habis dilalap api, hanya menyisakan rangka di bagian atapnya. Kedua, gedung Sekretariat DPRD yang merupakan tempat kerja karyawan juga mengalami kerusakan parah, dengan sejumlah bagian porak poranda setelah dihancurkan dan dijarah.
Setelah aksi demonstrasi berakhir dan massa berangsur meninggalkan kantor DPRD NTB, jalan Udayana yang sempat ditutup oleh petugas telah dibuka kembali. Gedung dewan yang terbakar ramai menjadi tontonan warga yang penasaran. Aparat kepolisian dan TNI masih terlihat berjaga di depan gedung DPRD NTB untuk mengamankan lokasi dan memastikan tidak ada insiden susulan.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5432495/original/005614800_1764809441-000_86ZV73K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462366/original/095961900_1767572953-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475849/original/036253300_1768664192-20260117_192835.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475854/original/014289600_1768664377-114456.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475845/original/086013600_1768663765-114070.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475789/original/083728200_1768652285-113192.jpg)


















