Waspada Keracunan! Anggota DPR dan BGN Ingatkan Pentingnya Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Anggota DPR dan Badan Gizi Nasional (BGN) menyoroti pentingnya menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul kasus keracunan, dengan verifikasi ketat diberlakukan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Longki Djanggola, baru-baru ini menekankan pentingnya menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peringatan ini disampaikan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palu, Sulawesi Tengah. Penekanan pada kebersihan dan keamanan pangan menjadi prioritas utama demi kesehatan penerima manfaat.
Dalam kunjungan kerjanya ke salah satu SPPG yang dikelola Yayasan Lompobattang Cipta Insani, Longki menyoroti kasus keracunan yang sempat terjadi di beberapa daerah. Ia meminta pengelola dapur untuk selalu mengedepankan kebersihan dan kualitas makanan yang disajikan. Hal ini krusial untuk mencegah insiden serupa terulang kembali di masa mendatang.
Menanggapi hal tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai leading sector program ini telah mengambil langkah tegas. BGN mengeluarkan keputusan terkait antisipasi kasus keracunan MBG, termasuk verifikasi ketat terhadap dapur mitra. Tujuannya adalah memastikan setiap hidangan yang didistribusikan aman dan layak konsumsi bagi ribuan penerima manfaat.
Peran SPPG dan Pengawasan Kualitas Makanan
Longki Djanggola secara khusus berpesan kepada ketua dan anggota SPPG agar dapat mengantisipasi kasus keracunan sejak dini. Penanganan yang cepat serta menjaga kualitas dan kebersihan makanan adalah kunci utama. Keberlangsungan program MBG tidak hanya soal distribusi, tetapi juga memberikan rasa aman dan sehat bagi masyarakat.
Pengelola dapur diharapkan terus menjaga standar penyajian makanan agar tetap higienis. Ini termasuk memastikan bahan baku segar dan proses memasak yang sesuai prosedur kesehatan. Kualitas program Makan Bergizi Gratis harus menjadi perhatian utama setiap saat.
Kepala SPPG Gunawan melaporkan bahwa program ini telah berjalan sejak Agustus 2025. Saat ini, sekitar 3.500 orang tercatat sebagai penerima manfaat. Distribusi makanan bergizi terus berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Tindakan Tegas Badan Gizi Nasional Terhadap Dapur Mitra
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa semua dapur mitra yang pernah terlibat kasus keracunan telah menerima surat pemberitahuan resmi. Proses verifikasi kini jauh lebih ketat untuk memastikan tidak ada lagi pelanggaran. Langkah ini diambil untuk meningkatkan standar kualitas program Makan Bergizi Gratis.
Sebagai bagian dari pengawasan, BGN akan mengerahkan tim inspeksi gabungan. Tim ini terdiri dari unsur BPOM, Dinas Kesehatan, dan kepolisian. Mereka bertugas mengevaluasi langsung kondisi dapur serta memastikan pemenuhan standar dalam petunjuk teknis (juknis).
Nanik S. Deyang menyatakan tidak ada toleransi bagi dapur yang tidak memenuhi juknis. “Jika kami menemukan dapur yang tidak memenuhi juknis, operasionalnya akan langsung dihentikan,” tegasnya. Hal ini menunjukkan komitmen serius BGN dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan program MBG.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko keracunan dan meningkatkan kepercayaan publik. Kualitas program Makan Bergizi Gratis adalah prioritas demi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Pengawasan berkelanjutan akan terus dilakukan oleh tim gabungan.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477505/original/010719300_1768833274-Prabowo_Mahasiswa_Papua.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477503/original/080786400_1768831286-Bocah_lima_tahun_asal_Sukabumi_jago_matematika.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477497/original/032473000_1768829852-Prabowo_Rapat.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477493/original/012138900_1768829400-Rektor_nonaktif_UNM_Karta_Jayadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477488/original/030082500_1768828543-Mapolres_Kudus.jpeg)























