Kereta Api Indonesia

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Keraton Yogyakarta Gugat PT KAI Terkait Sengketa Tanah Sultan Ground, Nilai Ganti Rugi yang Dituntut Ramai Dibahas

Berikut nilai ganti rugi atas gugatan Keraton Yogyakarta ke PT KAI terkait sengketa tanah Sultan Ground.

{{caption}}
Ular Besar Bikin Satu Gerbong Kereta Api Panik & Ketakutan, Muncul Pelatih TNI Aksinya Jadi Sorotan

Berikut video pelatih TNI tangkap ular besar yang tiba-tiba muncul di gerbong kereta api.

{{caption}}
Raih Dukungan BPKP, KAI Komitmen Tingkatkan Kinerja Berkelanjutan

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen KAI untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan.

{{caption}}
Melihat Penampakan Bangkai Gerbong dan Lokomotif Uap di Eks Pabrik Gula Tasikmadu, Kondisinya Terbengkalai

Pabrik Gula Tasikmadu kini sudah tidak beroperasi. Banyak lokomotif dan gerbong-gerbong tua yang dibiarkan terbengkalai

{{caption}}
Melacak Jejak Jembatan Kereta Api yang Hilang di Jogja, Dulu Termasuk Jembatan Penting Penghubung Jalur Jakarta-Surabaya

Sebuah jembatan kereta api yang membentang di atas jalur kereta api dibangun pada tahun 1929 untuk menghubungkan jalur kereta Batavia-Surabaya.

{{caption}}
Momen Petugas KAI di Stasiun Yogyakarta Lakukan Flashmob di Hari Pelanggan Nasional, Viral

Aksi flashmob yang dilakukan oleh para petugas KAI ini pun sukses mencuri perhatian para penumpang dan calon penumpang.

{{caption}}
Bukan Tarik Tambang, KAI Bikin Lomba Tarik Lokomotif untuk Meriahkan HUT RI

PT Kereta Api Indonesia (KAI) punya cara unik untuk merayakan Hari Kemerdekaan RI sekaligus HUT KAI dengan menggelar lomba tarik lokomotif.

{{caption}}
Promo Hari Kemerdekaan, Tiket Kereta Api Diskon 21 Persen

Diskon bertajuk 'Panjat Pinang atau Panjat Diskonnya, Pinang Untungnya' di 30 perjalanan kereta api berbagai kelas dan tujuan.

{{caption}}
1.088 Unit KRL Berusia 30 Tahun, KAI Minta PMN Rp2 Triliun untuk Peremajaan

Terlebih, volume penumpang KRL Jabodetabek ke depan akan terus bertambah hingga mencapai 362 juta orang pada 2025.

{{caption}}
Melihat Sisa Kejayaan Jalur Kereta Api Rangkasbitung - Pandeglang, Rel Ditumbuhi Pohon dan Tembus ke Rumah Warga

Rel bahkan sudah ditumbuhi pohon di bagian tengahnya yang berarti usia rel sudah lebih tua dari tumbuhan besar tersebut.

Trending Now