Komnas Ham

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Komnas HAM Temukan Satu Korban Pelecehan AKBP Fajar Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Komnas HAM memberikan rekomendasi kepada Kapolri segera memeriksa kesehatan terhadap AKBP Fajar

{{caption}}
5 Potensi Pelanggaran HAM Dalam Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Tempo

Berdasarkan hasil penelusuran Komnas HAM, ada lima potensi pelanggaran HAM yang terjadi dari paket kepala babi dan bangkai-bangkai tikus.

{{caption}}
Komnas HAM Soroti Aksi Pengawal Panglima TNI Ancam Sikat Jurnalis

Intimidasi ini muncul setelah media melakukan doorstop terhadap Agus terkait penanganan konflik di Mapolres Tarakan.

{{caption}}
Komnas HAM: Mary Jane Terindikasi Kuat sebagai Korban TPPO

Komnas HAM menilai Mary Jane (MJ) merupakan korban dari tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

{{caption}}
Catatan Komnas HAM Potret Penanganan HAM di Papua Sepanjang 2024

Dampak dari konflik bersenjata dan kekerasan menimbulkan berbagai persoalan, baik korban jiwa maupun luka-luka,

{{caption}}
Komnas HAM Minta Pemerintah Tunda Proyek Strategis Nasional di Merauke karena Bermasalah

Komnas HAM menerima banyak aduan terkait PSN di Merauke.

{{caption}}
FOTO: Hari HAM Sedunia, Massa Berbagai Elemen Long March ke Kantor Komnas HAM

Dalam aksi tersebut mereka menekankan bahwa Hak Asasi Manusia (HAM) untuk semua serta menuntut penuntasan kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu.

{{caption}}
Bangganya Natalius Pigai Terkenal Seantero Negeri: Saya Punya Visi-Misi, Bukan Mau Merusak

Dengan menjadi menteri, ia kini mewakili semua aktivis HAM. Pigai menghormati secara tulus para pegiat HAM.

{{caption}}
Komnas HAM Sodorkan 8 Agenda HAM untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Komnas HAM menyampaikan delapan rekomendasi agenda HAM yang perlu mendapatkan perhatian khusus pada pemerintahan Prabowo-Gibran.

{{caption}}
Investigasi Demo Ricuh di Semarang, Komnas HAM Temui Pejabat Polda Jateng sampai Kumpulkan CCTV

Sekitar tiga hari tim dari Komnas HAM berada di Semarang untuk mengumpulkan bukti dan meminta keterangan saksi dan korban.

Trending Now