Menko Airlangga Hartarto

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Negosiasi dengan Pemerintah Trump, Indonesia Dapat Dukungan dari Microsoft dan Google

Dukungan itu didapat pasca Pemerintah RI memberi tawaran kepada Amerika Serikat untuk mewujudkan kerja sama perdagangan yang adil.

{{caption}}
Indonesia Masuk Daftar Negara Awal Diterima AS untuk Negosiasi Tarif Trump

Selain Indonesia, terdapat beberapa negara, yang juga sudah berbicara dengan Amerika Serikat, yakni Vietnam, Jepang, dan Italia.

{{caption}}
Bocoran Menko Airlangga: Donald Trump Minta Presiden Prabowo Longgarkan Aturan TKDN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengakui ada permintaan dari Pemerintah AS untuk kelonggaran TKDN.

{{caption}}
Airlangga dan Sri Mulyani Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas Apa?

Sri Mulyani menyebut realisasi APBN periode Januari-Februari 2025 mengalami defisit sebesar Rp31,2 triliun, atau sekitar 0,13% dari PDB.

{{caption}}
Menko Airlangga Sebut Pendapatan Rata-Rata Warga Jakarta Rp360 Juta per Tahun

Airlangga mendorong momentum ini dimanfaatkan pelaku usaha ritel untuk menghadirkan berbagai kegiatan belanja dengan promo menarik.

{{caption}}
Pertumbuhan Ekonomi 2024 Masih Meleset dari Target Meski Ada Pilkada, Menko Airlangga Beri Alasan Begini

BPS mencatat, konsumsi rumah tangga masih mampu tumbuh sebesar 4,94 persen pada 2024 atau lebih tinggi dibanding pada 2023 hanya tumbuh 4,82 persen.

{{caption}}
Pemerintah Siapkan Anggaran Ketahanan Pangan Rp144,6 Triliun di 2025, Buat Apa Saja?

Beberapa langkah utama yang akan diterapkan termasuk diversifikasi pangan, menjaga stabilitas harga pangan, serta peningkatan produktivitas pangan.

{{caption}}
Menko Airlangga: Drama Darurat Militer Korea Selatan Jadi Peluang Bagi Indonesia

Adapun penerapan darurat militer sesaat di Korea Selatan tersebut telah memicu kegelisahan investor, membuat saham di Asia menurun.

{{caption}}
Jurus Jitu Pemerintah Tekan Angka Pengangguran di Tengah Badai PHK

Pengembangan investasinya akan dibedakan menjadi investasi di sektor padat karya dan sektor padat modal.

{{caption}}
Ternyata Ini Alasan Pemerintah Hapus Tagih Utang UMKM

Melalui hapus buku dan hapus tagih ini murni untuk mendukung Bank Himbara.

Trending Now