Penelitian

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Mengapa Orang Lebih Mudah Menebak Masa Lalu daripada Masa Depan? Ini Penjelasan Ilmuwan

Studi menunjukkan bahwa orang lebih mudah menebak masa lalu daripada masa depan.

{{caption}}
Bikin Geger Ilmuwan, Penelitian ini Disebut Bisa Mengubah Cerita Sejarah Bumi

Bukti lantai samudra kuno yang tenggelam di bawah mantel bumi mengubah pemahaman kita tentang tektonik lempeng dan siklus karbon bumi.

{{caption}}
Ilmuwan Temukan 1 Samudra Baru yang Tak Tertulis dalam Buku Pelajaran

Penemuan samudra baru ini mengejutkan ilmuwan. Lantas, di mana lokasinya?

{{caption}}
Tujuh Dosen UGM Masuk Jajaran Ilmuwan Berpengaruh Dunia, Begini Sosok Mereka

Mereka dipilih berdasarkan analisis dampak sitasi di berbagai bidang keilmuan menggunakan data dari database Scopus.

{{caption}}
Ilmuwan Berhasil Menghitung Jumlah Semut di Seluruh Dunia, Paling Banyak di Negara Ini

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa populasi semut di Bumi mencapai 20 kuadriliun, jauh lebih tinggi dari estimasi sebelumnya.

{{caption}}
Pakai AI, Ilmuwan Akhirnya Pecahkan Suara Misterius di Palung Terdalam Bumi

Ilmuwan akhirnya bisa mengindentifikasi suara misterius di Palung Mariana yang terdengar pertama kali pada 2014.

{{caption}}
Melihat Inovasi UGM dalam Menciptakan Obat Anti Kanker, dari Kulit Jeruk hingga Bisa Ular

Sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi, UGM tak pernah berhenti berinovasi. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah di bidang penanganan penyakit kanker

{{caption}}
Ilmuwan Heran, Kicauan Burung Beo Amazon Berubah Setelah 20 Tahun Diteliti, Ternyata Ini Penyebabnya

Peneliti menemukan kicauan burung beo Amazon sudah tidak terdengar seperti dulu lagi.

{{caption}}
Dikira Potongan Kayu Biasa, Ternyata Peneliti Temukan Tabel Perkalian Berusia 1.300 Tahun

Penggalian di sekitar istana kuno di Jepang menemukan potongan kayu yang ternyata tabel perkalian tertua di negara itu.

{{caption}}
Misteri Hilangnya Air di Mars Terungkap

Perubahan musim di Mars mempengaruhi hilangnya air ke luar angkasa, menurut studi Hubble dan MAVEN.

Trending Now