Mau Jadi Astronot NASA? Ini Syarat yang Harus Dilengkapi
Simak syarat dan proses seleksi untuk menjadi astronot NASA yang sangat kompetitif dan menarik ini.

Menjadi astronotNASA adalah impian banyak orang, terutama bagi mereka yang memiliki minat di bidang sains dan teknologi. Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, terdapat berbagai syarat ketat yang harus dipenuhi oleh calon astronot.
Syarat-syarat ini mencakup kewarganegaraan, pendidikan, pengalaman profesional, kesehatan fisik, dan keterampilan tertentu.
Meski begitu, ada beragam seleksi yang harus diikuti. Dengan demikian, proses seleksi pun sangat kompetitif, sehingga penting bagi calon astronot untuk memahami semua persyaratan yang ada.
Kewarganegaraan dan Pendidikan
Calon astronot NASA diwajibkan untuk menjadi warga negara Amerika Serikat. Selain itu, pendidikan menjadi salah satu syarat utama dengan minimal gelar Master di bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) dari lembaga terakreditasi.
Namun, gelar Master ini dapat digantikan dengan beberapa kriteria lain, seperti:
- Dua tahun pendidikan program doktoral di bidang STEM, termasuk kedokteran.
- Gelar Dokter (MD atau DO) atau gelar kedokteran terkait.
- Kelulusan dari sekolah pilot uji yang diakui secara nasional.
Pengalaman Profesional dan Kesehatan Fisik
Pengalaman profesional juga menjadi faktor penting dalam seleksi. Calon astronot harus memiliki minimal tiga tahun pengalaman profesional terkait setelah menyelesaikan gelar atau 1.000 jam terbang sebagai pilot-in-command, dengan setidaknya 850 jam di pesawat jet berperforma tinggi.
Bagi dokter, masa residensi dapat dihitung sebagai pengalaman dan harus selesai pada Juni 2025. Selain itu, kesehatan fisik yang baik sangat diperlukan, di mana calon harus lulus pemeriksaan fisik NASA yang mencakup tes medis dan fisik yang ketat.
Keterampilan dan Rentang Usia
Keterampilan kepemimpinan, kerja tim, dan komunikasi yang baik juga sangat penting bagi calon astronot. Meskipun NASA tidak menetapkan batasan usia resmi, rata-rata usia calon astronot yang diterima berkisar antara 26 hingga 46 tahun, dengan rata-rata usia 34 tahun.
Proses Seleksi dan Gaji Astronot
Proses seleksi untuk menjadi astronot NASA sangat kompetitif. NASA menerima lamaran secara berkala sesuai kebutuhan dan setelah mengirimkan lamaran, calon akan melalui beberapa tahap seleksi, termasuk wawancara di Johnson Space Center di Houston, Texas.
Gaji astronot NASA bervariasi, tetapi diperkirakan sekitar US$152.258 per tahun, yang setara dengan sekitar Rp 2,4 miliar pada Maret 2024. Namun, angka ini dapat berubah seiring waktu, sehingga calon astronot perlu memantau informasi terbaru mengenai gaji dan syarat.
Menjadi astronot NASA bukanlah hal yang mudah. Dengan memenuhi syarat-syarat yang ketat dan melalui proses seleksi yang kompetitif, calon astronot harus siap untuk menghadapi tantangan yang ada. Selalu periksa situs web resmi NASA untuk informasi terbaru mengenai syarat dan proses seleksi.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476142/original/031022700_1768713983-WhatsApp_Image_2026-01-18_at_12.09.03.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476114/original/032726800_1768713048-1000742504.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476072/original/065129500_1768710117-WhatsApp_Image_2026-01-18_at_11.02.55.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4781409/original/067008100_1711104260-IMG-20240322-WA0035.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476010/original/040103700_1768705613-IMG_20260118_091900.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475944/original/046795200_1768703011-116193.jpg)





















