Putin Mau Meluncurkan Satelit Canggih, Buat Apa?
Rusia ingin menciptakan satelit internet seperti Starlink. Beroperasi 2 tahun lagi.

Badan antariksa Rusia, Roscosmos, mengumumkan akan meluncurkan batch pertama satelit internet orbit rendah mereka akhir 2025. Proyek negara pimpinan Vladimir Putin itu bernama Rassvet. Disebut-sebut satelit tersebut mampu menyaingi jaringan Starlink milik Elon Musk.
“Peluncuran pertama dijadwalkan akhir tahun ini, dengan jumlah satelit mirip seperti saat Starlink memulai operasinya,” kata Direktur Roscosmos Dmitry Bakanov dikutip dari The Moscow Times, Senin (23/6).
Rassvet, yang berarti “fajar” dalam bahasa Rusia, dirancang untuk menyediakan layanan internet broadband berbasis orbit rendah yang bisa menjangkau wilayah terpencil dan sulit dijangkau kabel optik.
Nantinya Rassvet ditargetkan memiliki lebih dari 900 satelit aktif hingga 2035, dengan layanan komersial berskala besar dimulai pada 2027 setelah setidaknya 250 satelit berhasil diluncurkan.
Proyek ini menjadi bagian dari program luar angkasa Rusia senilai 4,4 triliun rubel atau sekitar Rp926 triliun, yang mendapat dukungan penuh dari Presiden Vladimir Putin sebagai simbol kemandirian teknologi nasional.
Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan kebutuhan Rusia untuk membangun infrastruktur komunikasi mandiri.
Sejak 2022, jaringan Starlink memainkan peran krusial dalam komunikasi militer Ukraina, hingga Kyiv menuduh pasukan Rusia mengakses perangkat Starlink secara ilegal. Peluncuran Rassvet dinilai sebagai jawaban Moskow terhadap ketergantungan itu.
Ini bukan kali pertama Rusia mencoba membangun tandingan Starlink. Sebelumnya, proyek Sfera yang diumumkan pada 2018 gagal dilanjutkan karena kendala dana dan tekanan sanksi.
Rassvet baru dihidupkan kembali setelah Roscosmos berhasil meluncurkan tiga satelit eksperimental pada 2023. Namun proyek tersebut sempat terhenti akibat pemecatan kepala badan antariksa sebelumnya, Yury Borisov. Di bawah kepemimpinan Bakanov, program ini kini kembali melaju.
Meski masih tertinggal jauh—Starlink telah meluncurkan lebih dari 6.000 satelit—Rusia yakin dapat mengejar lewat mobilisasi teknologi dalam negeri dan sinergi dengan industri.
“Ini adalah langkah strategis untuk masa depan komunikasi dan kedaulatan digital kami,” ujar seorang pejabat Roscosmos yang tak disebutkan namanya kepada media lokal.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477583/original/075647800_1768874796-IMG_5918.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477549/original/015844900_1768861847-IMG-20260120-WA0007.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477572/original/086554700_1768872415-1001527539.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5435332/original/088670700_1765019529-IMG_20251206_174445.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477561/original/053463100_1768869641-1000518140.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477131/original/096817300_1768809757-1.jpg)






















