Satelit
Berita Utama
- berita updateSatelit Merah Putih 2: Tulang Punggung Komunikasi Nasional dan Dukung Kepentingan Strategis Negara






- berita updateSatelit dari Zaman Uni Soviet Jatuh di Sebelah Barat Jakarta, Beratnya Hampir Setengah Ton


- antariksaBumi Terancam Kehabisan Ruang untuk Satelit pada 2100 Karena Emisi Gas Rumah Kaca, Ini Dampaknya Bagi Manusia


Berita Terbaru
Berita Populer
Terungkap, Segini Rincian Harga Jabatan Perangkat Desa Kabupaten Pati Dipatok Bupati Nonaktif Sudewo
Penampakan Tersangka Jion saat Terima Uang Rp2,6 Miliar Terkait Kasus Jual Beli Jabatan di Pati
KPK Periksa Ahmad Husein Terkait Dugaan Aliran Dana Kasus Bupati Pati Sudewo
KPK Apresiasi Warga Pati atas Dukungan Penanganan Kasus Korupsi Bupati Sudewo
Gerindra Rapat Tentukan Nasib Sudewo di Partai Usai Jadi Tersangka, Ingatkan Pesan Prabowo untuk Jauhi Korupsi
Berita Utama Lainnya

China benar-benar nekat membangun pangkalan udara di sana.

Pemerintah beberapa kali mengajak Elon Musk untuk berinvestasi di Indonesia. Mulai dari investasi kendaraan listrik hingga layanan satelit.

Satelit orbit rendah kini sedang ramai diperbincangkan, khususnya untuk mendistribusikan sinyal internet.

SATRIA-1 diluncurkan demi menjangkau fasilitas publik di wilayah 3T, termasuk Puskesmas.

Pemerintah ingin bekerja sama dengan Elon Musk untuk menyediakan akses internet di puskesmas yang terletak di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ini berdasarkan dari analisis dan simulasi yang pernah dilakukan oleh China.

China tak mau kalah dengan satelit Starlink milik Elon Musk. Mereka kini sedang merencanakan sesuatu.

Peta begitu penting bagi orang kuno. Namun karena keterbatasan teknologi, mereka hanya bisa membuat atas apa yang diketahuinya saja. Bukan seperti saat ini.

Satelit SATRIA-1 masih menuju orbit setelah dilakukan peluncuran pada 19 Juni 2023.

Sebuah bola biru dengan paku mencuat, dianggap sebagai satelit Sputnik dalam sebuah lukisan ratusan tahun lalu.



















