Penampakan Anak Babi Bermata Satu di NTT, Ramai Dibilang Mirip Manusia
Viral anak babi di NTT lahir dalam keadaan kelainan genetik yang membuatnya punya organ berbentuk mirip manusia.

Kelahiran seekor anak babi di Desa Oelami, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), menghebohkan jagat media sosial. Sebab, anak babi tersebut memiliki kelainan genetik yang membuat beberapa organ tubuhnya disebut mirip manusia.
Berdasarkan foto yang beredar, terlihat jika anak babi itu lahir dengan satu mata di bagian wajahnya. Salah satu bagian telinganya sekilas juga tampak mirip seperti manusia. Sementara lidahnya menjulur menyerupai paruh burung.
"Seekor anak babi yang lahir dengan kondisi aneh, memiliki mata satu, lidah yang keluar, serta telinga yang mirip telinga manusia, mengejutkan warga setempat," tulis keterangan unggahan akun Instagram @ntt_talk (17/2).

Kejadian ini sontak menghebohkan warga sekitar dan menjadi viral di media sosial. Sebagian masyarakat menganggapnya sebagai sebuah pertanda alam, sementara lainnya meyakini bahwa ini merupakan kelainan genetik yang umum terjadi pada hewan.
"Kejadian ini langsung menjadi sorotan dan memunculkan berbagai spekulasi tentang makna di balik fenomena ini," tulis keterangan unggahan.
Berdasarkan informasi, disebutkan jika anak babi tersebut hanya bertahan hidup selama beberapa menit saja setelah dilahirkan. Diketahui jika setelah mati, anak babi dengan kelainan itu saat ini telah dikubur oleh pemiliknya.

Ramai Jadi Sorotan
Setelah dibagikan, unggahan di akun @ntt_talk soal kelahiran anak babi di NTT itupun langsung menuai beragam komentar dari warganet.
"Kelainan genetik, sama seperti manusia. Perkawinan dari induk jantan dan betina yang kemungkinan masih 1 keturunan. Bisa juga keracunan pakan sehingga terjadi malformasi bentuk janin. Benar kah teman2 dokter Hewan atau peternakan," kata @alfred***
"ini adalah Mutasi pada gen SHH (Sonic Hedgehog). Gen ini berperan dalam pemisahan otak dan struktur wajah selama perkembangan janin. sindrom ini banyak terjadi pada bayi babi dan kucing," komen @viktor***
"Ahaha..ini babi Kelainan genetik...malah beritanya di besar"kan 😂😂😂," kata @indonesia***
"Emang agak mirip manusia ya, tapi ini kayanya emang kelainan genetik aja si bisa dijelaskan bukan yang aneh-aneh," kata @diko***
"Jelas kelainan genetik, manusia juga bisa kena. Disebabkan "tabrakan" genetik yang sama. CMIIW. Dah lah, yang penting jangan masuk grup keluarga," kata @agusm***





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482441/original/024948900_1769210307-1001544126.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482440/original/041593200_1769209602-154379.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482439/original/097662000_1769208475-IMG-20260124-WA0005.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482423/original/007306000_1769187020-1000017452.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481427/original/032187300_1769130251-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_08.01.58.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482422/original/066428100_1769187014-IMG-20260123-WA0194.jpg)

















