BI Ungkap Nilai Tukar Rupiah Sulit Kembali ke Rp15.000 per Dolar AS
Bank Indonesia akan terus mengarahkan kebijakan moneter untuk menjaga inflasi.

Bank Indonesia (BI) angkat bicara soal kendala nilai tukar rupiah kembali ke level Rp15.000 per dolar AS. Pada perdagangan hari ini nilai tukar rupiah ditransaksikan di level Rp16.160 per dolar AS.
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso menyampaikan saat ini fokus bank sentral masih menstabilkan nilai tukar Rupiah. Kebijakan ini diambil merespons potensi peningkatan ketegangan perekonomian global akibat kebijakan tarif Presiden Donald Trump.
"Intinya sekarang bagaimana kita bisa membuat rupiah stabil dulu," kata Denny kepada awak media di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta Senin, (26/5).
Denny mencontohkan upaya BI untuk menstabilkan nilai tukar rupiah dengan melakukan intervensi di pasar spot hingga Pasar Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) yang merupakan pasar derivatif di mana transaksi valuta asing (valas) terhadap Rupiah dilakukan dengan mekanisme fixing, bukan dengan pertukaran mata uang secara langsung.
"Apabila diperlukan BI juga akan melakukan transaksi terutama pembelian di pasar SBN dalam negeri," tegasnya.
Per 26 Mei 2025, BI mencatat nilai tukar rupiah masih bergerak menguat 2,6 persen. Dia mengklaim penguatan nilai tukar Rupiah ini lebih baik dari mata uang Singapura yang menguat 1,9 persen, dan Peso Filipina 1,03 persen. Namun, penguatan mata uang Garuda masih kalah dibandingkan Bath Thailand menguat 2,95 persen, dan Malaysia menguat 2,64 persen.
"Kami sampaikan disini bahwa selama month to date selama bulan Mei ini alhamdulillah rupiah mengalami penguatan 2,6 persen," tegasnya.
Ke depan, Bank Indonesia akan terus mengarahkan kebijakan moneter untuk menjaga inflasi dalam sasarannya dan stabilitas nilai tukar Rupiah yang sesuai fundamental, dengan tetap mencermati ruang untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai dinamika yang terjadi pada perekonomian global dan domestik
"BI terus komit untuk berada di pasar menjaga mekanisme supply and demand di pasar. Dan menjaga supaya bagaimana rupiah tetap dalam volatilitas yang stabil dari waktu ke waktu," tandasnya.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482938/original/081714600_1769299677-Hogi_dan_Arsita.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482937/original/067040800_1769297894-Bendera_PDIP_berkibar_di_depan_kantor_PPP_Tuban.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482936/original/079259800_1769297387-Wakil_Menteri_Perlindungan_Pekerja_Migran_Indonesia__P2MI___Dzulfikar_Ahmad_Tawalla.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482934/original/022637500_1769296527-Motor_terduga_pelaku_perampokan_di_Lampung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1953505/original/071520100_1519978843-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482933/original/040680200_1769295761-Pelajar_tewas_tenggelam_di_Sungai_Oya_Gunungkidul.jpg)



















