Rupiah Mendekati Rp17.000, Imbas BI Pertahankan Suku Bunga?
Pada perdagangan sore kemarin Rabu 21 Januari 2026 mata uang rupiah ditutup menguat 20 poin sebelumnya sempat melemah 20 poin di level Rp16.936.

Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan mata uang rupiah akan melemah direntang Rp16.930-Rp16.950 pada penutupan perdagangan pada Kamis (22/1) sore.
"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp16.930-Rp16.950," kata Ibrahim dalam keterangannya, Kamis (22/1).
Adapun pada perdagangan sore kemarin Rabu 21 Januari 2026 mata uang rupiah ditutup menguat 20 poin sebelumnya sempat melemah 20 poin di level Rp16.936 dari penutupan sebelumnya di level Rp16.956.
Lebih lanjut, Ibrahim mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi pelemahan rupiah, di antaranya terkait konflik Greenland membuat ketegangan baru antara AS dan Uni Eropa.
Presiden AS Donald Trump bersikeras bahwa tidak ada jalan mundur terkait Greenland, dengan alasan kekhawatiran keamanan di Arktik, dan mengancam akan mengenakan tarif terhadap negara-negara Eropa, yang semakin memperburuk pasar yang sudah tegang akibat risiko perdagangan global.
Sementara, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan Eropa tidak akan tunduk pada para pengganggu, menekankan bahwa rasa hormat dan kerja sama, bukan paksaan, yang seharusnya mendefinisikan hubungan antar sekutu.
"Pernyataannya, yang disampaikan di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, menggarisbawahi meningkatnya keresahan di Eropa atas retorika dan ancaman perdagangan Washington yang terkait dengan sengketa Greenland," ujar Ibrahim.
Muslihat Trump
Kendati begitu, Trump berusaha menenangkan kekhawatiran dengan mengatakan AS sedang mengupayakan solusi atas masalah ini dan bertujuan untuk mencapai hasil yang memuaskan NATO, tetapi investor tetap berhati-hati.
Selain itu, penentangan Eropa terhadap upaya Presiden AS Donald Trump untuk mengakuisisi Greenland dan inisiatif 'Dewan Perdamaian' yang diusulkannya telah mengganggu rencana paket dukungan ekonomi untuk Ukraina pascaperang, demikian dilaporkan Financial Times pada hari Rabu.
Pengumuman rencana kemakmuran senilai USD 800 miliar yang direncanakan akan disepakati antara Ukraina, Eropa, dan AS di Forum Ekonomi Dunia di Davos minggu ini telah ditunda, demikian dilaporkan FT, mengutip enam pejabat.
Faktor Internal
Sedangkan di dalam negeri yang mempengaruhi pelemahan rupiah yakni, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelebaran defisit fiskal 2,92% pada APBN 2025 atau mendekati ambang batas 3% adalah langkah sengaja guna memacu pemulihan ekonomi nasional. Kebijakan ini diambil sebagai strategi countercyclical guna membalikkan tren perlambatan ekonomi yang membayangi Indonesia sepanjang tahun 2025.
Purbaya menjelaskan, intervensi fiskal yang agresif sangat dibutuhkan untuk menghidupkan kembali sisi permintaan dan penawaran di dalam negeri. Tanpa dorongan APBN yang optimal, ia menilai perekonomian nasional berisiko terperosok ke dalam jurang krisis.
"Kebijakan ini telah mulai membuahkan hasil dengan berbaliknya arah perekonomian ke zona positif. Ia optimistis bahwa prospek ekonomi ke depan akan jauh lebih baik berkat keputusan berani yang ia sebut sebagai "kebijakan fiskal cerdas"," ujarnya.
Secara bersamaan, Bank Indonesia memutuskan menahan suku bunga acuan, BI Rate, di level 4,75% pada Desember 2025. Sementara itu, suku bunga deposit facility tetap bertahan di 3,75% dan suku bunga lending facility di 5,5%. Keputusan ini konsisten menjaga rupiah di tengah ketidakpastian global dengan memperkuat efektivitas transmisi moneter dan makroprudensial untuk jaga stabilitas dan dorong ekonomi ke depan.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5415408/original/013794900_1763370275-MLBB.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466017/original/077291500_1767790255-doktif.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5169754/original/004758200_1742544934-WhatsApp_Image_2025-03-19_at_18.19.10_b997d6cd.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480960/original/048127900_1769072408-ZakiUbaidillah_R16_DaihatsuIndonesiaMasters2026_PBSI_20260122_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470546/original/017218900_1768209883-jem4.jpg)







