Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi PPPK Tahap II 2024
Pemerintah memiliki komitmen penuh untuk menyelesaikan permasalahan terkait 1,7 juta pegawai non-ASN yang telah terdata di BKN.

Pengumuman seleksi administrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II telah diumumkan. Calon peserta dapat segera mengecek status kelulusan mereka melalui laman resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) di https://sscasn.bkn.go.id.
Berdasarkan Surat Pengumuman Nomor 55/B-KS.04.01/SD/K/2025, terdapat penyesuaian jadwal terkait seleksi Pengadaan PPPK 2024 Tahap 2. Pengumuman hasil seleksi akan dilakukan secara bertahap hingga 18 Februari 2025.
Bagi peserta yang lolos seleksi administrasi, perjalanan menuju tahap berikutnya masih berlanjut. Seleksi Kompetensi akan dilaksanakan pada 17 April hingga 16 Mei 2025.
Namun, bagi peserta yang tidak lolos seleksi administrasi, masih ada kesempatan untuk mengajukan sanggahan pada 19–21 Februari 2025.
Penting untuk dicatat, sanggahan hanya dapat diterima jika kesalahan berasal dari pihak verifikator instansi yang dilamar. Sebaliknya, jika kesalahan berasal dari peserta sendiri, maka sanggahan tidak dapat diproses.
Setiap instansi wajib meninjau dan merespons sanggahan yang diajukan dalam waktu maksimal 7 hari setelah masa sanggah berakhir.
Cara Mengecek Hasil Seleksi di Akun SSCASN
Agar tidak ketinggalan informasi, peserta dapat mengecek hasil seleksi melalui akun SSCASN dengan langkah-langkah berikut:
• Kunjungi laman https://sscasn.bkn.go.id/.
• Klik "Login" atau "Masuk" di pojok kanan atas.
• Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan password, lalu klik "Masuk".
• Setelah berhasil login, akan muncul resume pendaftaran beserta status kelulusan seleksi administrasi PPPK 2024.
Tak hanya itu, peserta juga bisa melakukan pengecekan hasil administrasi melalui portal intansi masing-masing.
Sebagai informasi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menegaskan pemerintah membuka proses rekrutmen tahap kedua bagi para pelamar yang belum berhasil di tahap pertama.
"Kita kan buka periode atau tahap kedua karena sepanjang dia terdata di BKN tentunya dia bisa mengikuti tahap dua," kata Rini kepada media, Jakarta, Selasa (24/12).
Menurut Menteri Rini, pemerintah memiliki komitmen penuh untuk menyelesaikan permasalahan terkait 1,7 juta pegawai non-ASN yang telah terdata di BKN.
"Karena memang komitmen kita itu adalah menyelesaikan yang 1,7 juta pegawai non ASN yang terdata di BKN," jelasnya.
Selain itu, Rini menyampaikan pelamar yang sebelumnya memilih jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) namun tidak berhasil, kini diberi kesempatan untuk beralih mengikuti seleksi PPPK.
"Bagi teman-teman yang kemarin tertarik pada CPNS tetapi tidak lolos, kini dapat mencoba jalur PPPK. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk benar-benar menyelesaikan masalah tenaga non-ASN," tambahnya.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477505/original/010719300_1768833274-Prabowo_Mahasiswa_Papua.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477503/original/080786400_1768831286-Bocah_lima_tahun_asal_Sukabumi_jago_matematika.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477497/original/032473000_1768829852-Prabowo_Rapat.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477493/original/012138900_1768829400-Rektor_nonaktif_UNM_Karta_Jayadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477488/original/030082500_1768828543-Mapolres_Kudus.jpeg)

















