Sorot
{{caption}}
Momen Prabowo Beri Koin Kepresidenan ke Pengawal Swiss Usai WEF Davos

{{caption}}
Gabung di Dewan Perdamaian Bentukan Trump, Prabowo Diminta Konsisten Prioritaskan Kemerdekaan Palestina

{{caption}}
Berdamai dengan Sudewo, Pembelot Demo Pati Ahmad Husein Masuk Bidikan KPK

{{caption}}
Lula Lahfah Sempat Dirawat di RS saat Pergantian Tahun, Sebut karena Batu Ginjal hingga GERD

{{caption}}
Lula Lahfah Meninggal Dunia

{{caption}}
Seluruh Jenazah Berhasil Dievakuasi, Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 Resmi Ditutup

Topik Terkait
{{caption}}
BP Batam Luncurkan Dashboard dan Duta Investasi

Program Duta Investasi menghadirkan peran duta-duta terlatih yang menjadi penghubung langsung antara BP Batam dan komunitas usaha.

{{caption}}
infinID dan Posfin Perkuat Kolaborasi, Dorong Inklusi Keuangan Lewat POSPAY Agen

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat ekosistem keuangan digital melalui jaringan POSPAY Agen.

{{caption}}
Jumlah Investor Terus Melonjak, Platform Kripto Wajib Berinovasi

Respons user sangat luar biasa mendorong pihaknya untuk mempercepat rilis fitur lanjutan Pintu Pro Web.

{{caption}}
Indo Premier Sekuritas Punya Fitur Baru, Nasabah Bisa Kolaborasi untuk Cari Cuan di Pasar Modal

Selama ini ada sejumlah kesulitan yang dialami investor baru maupun investor lama, yang mana sebagian investor baru sukar membuat keputusan investasi.

{{caption}}
Proyeksi IHSG 2026: Ekonom Ungkap Dua Arah Potensial di Tengah Volatilitas Tinggi

Ekonom Hans Kwee memprediksi IHSG 2026 akan alami volatilitas ekstrem. Ada potensi menembus 10.000 atau anjlok ke 7.500. Apa saja pemicunya?

{{caption}}
Respons Pidato Prabowo di WEF, CORE: Potensi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Tinggi dari 5 Persen

Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet menilai Potensi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dapat melampaui 5 persen, didukung bonus demografi dan sumber daya alam, menanggapi pidato Prabowo di WEF.

{{caption}}
IHSG Berpotensi Melemah Jelang Akhir Pekan, Ini Pemicunya

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berpotensi melemah jelang akhir pekan ini. Simak analisis lengkap pemicu koreksi dan sentimen pasar global yang mempengaruhi IHSG.

{{caption}}
BEI Proyeksikan Pertumbuhan Investor Pasar Modal Papua Capai 25 Persen di 2026

Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis jumlah Investor Pasar Modal Papua akan tumbuh signifikan hingga 25 persen pada 2026, didorong edukasi masif dan kinerja IHSG yang cemerlang.

{{caption}}
MRPB Kawal Ketat Penyelesaian Hak Ulayat Suku Sumuri di Konsesi Genting Oil Kasuri

Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) memastikan perlindungan hak adat dalam penyelesaian hak ulayat Suku Sumuri di wilayah konsesi Genting Oil Kasuri, demi investasi yang adil dan sesuai Otonomi Khusus.

{{caption}}
Pakar Ekonomi Dorong Strategi Non-Moneter Kuatkan Stabilitas Rupiah di Tengah Tekanan Global dan Domestik

Di tengah gempuran tekanan global dan domestik, pakar ekonomi mendorong penguatan Strategi Non-Moneter Rupiah untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Mengapa ini krusial?

{{caption}}
Saham Tekstil Milik Crazy Rich Subang ZATA Melonjak 33 Persen

Kenaikan tajam ini membawa ZATA menyentuh batas atas pergerakan harga (auto reject atas/ARA).

{{caption}}
IHSG Diprediksi Bergerak Melemah Sepanjang Hari, Level 8.800 Jadi Kunci

Apabila tekanan berlanjut dan level tersebut ditembus, ruang koreksi dinilai masih cukup terbatas selama tidak menembus area support utama.

{{caption}}
Analis Ungkap Penyebab Anjloknya IHSG, Masih dalam Kondisi Sehat?

Menurutnya, pasar sudah berada di level jenuh beli setelah reli berkepanjangan, sehingga koreksi menjadi hal yang sulit dihindari.

{{caption}}
BBRM Pamer Kinerja, EBITDA Tembus 61 PErsen Hingga September 2025

Peningkatan margin tersebut sejalan dengan pertumbuhan EBITDA perseroan yang naik dari USD 4.829 menjadi USD 6.183.

{{caption}}
BEI Bakal Terapkan Mekanisme Non-Cancellation Period pada 15 Desember 2025, Begini Penjelasannya

BEI menilai sesi pre-opening dan pre-closing menjadi titik paling krusial dalam pembentukan harga, sehingga membutuhkan mekanisme pendukung yang lebih ketat.

{{caption}}
The Fed Pangkas Suku Bunga, Ini Saham Diprediksi Bakal Cuan

Pengamat Pasar Modal, Reydi Octa menilai sektor perbankan berkapitalisasi besar menjadi kelompok pertama yang bakal merespons pemangkasan suku bunga The Fed.

Trending Now